SULTRALINE.ID-KENDARI
Presiden Prabowo Subianto lakukan langkah besar dengan membentuk Komite Reformasi Polri sebagai upaya memperkuat dan membenahi institusi kepolisian. pembentukan tim reformasi kepolisian yang melibatkan banyak kalangan harus diterima dengan tangan terbuka sebagai langkah negara memperbaiki citra institusi kepolisian .
tantangan dan harapan dalam reformasi polri Jika kita cermati secara mendalam, tuntutan reformasi Polri bukanlah barang baru. Setiap ada kasus yang menyita perhatian publik, katakanlah seperti peristiwa pembunuhan, korupsi, oknum aparat yang ikut dalam pusaran bisnis pertambangan nikel atau penyalahgunaan kekuasaan yang melibatkan oknum apparat .

Chiko atman salah satu aktifis pro demokrasi 98 yang juga ikut dalam sejarah perjuangan aksi Pemisahan POLRI dan ABRI ,Pemisahan Polri dari ABRI terjadi pada 1 April 1999, merupakan bagian dari Reformasi 1998 yang bertujuan memisahkan fungsi militer dan kepolisian untuk menciptakan lembaga yang profesional, mandiri, dan akuntabel. Proses pemisahan ini dilanjutkan pada era Presiden Abdurrahman Wahid dengan adanya Tap MPR Nomor VI/2000 dan diresmikan dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, menempatkan Polri langsung di bawah Presiden.
di jumpai awak media ini ikut bersuara tentang di bentuknya komite reformasi polri yang di bentuk oleh bapak presiden Prabowo subianto dan Tim Transformasi Reformasi Polri yang di bentuk oleh bapak kapolri sangatlah menentukan masa depan intitusi Lembaga hukum kita di masa kini dan akan datang .kendari,26 september 2025
Aktivis pro demokrasi 98 ini menyambut baik penunjukan Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri. Hal itu dianggap sebagai langkah tepat Presiden Prabowo Subianto mempercepat pembenahan institusi kepolisian.juga di tunjuknya Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana sebagai ketua Tim Transformasi Reformasi Polri oleh bapak kapolri dua nama ini tentunya sangat dekat dengan ingatan kita mereka berdua adalah sosok pejuang pejuang kebenaran yang memiliki integritas yang sangat tinggi dalam institusi kepolisian
Menurutnya,Tuntutan masyarakat agar negara harus mereformasi kepolisian muncul pasca banyaknya perilaku represif dan arogansi oknum aparat Polri dalam penanganan demonstrasi akhir Agustus lalu.
Perilaku oknum aparat kepolisian banyak disorot merujuk tindak kekerasan, banyak catatan yang sudah di dokumentasikan oleh eksponen pro demokrasi 98 tentang banyaknya prilaku aparat yang sangat merugikan nama baik institusi kepulisian, nantinya akan di serahkan kepada tim komite reformasi polri dan tim transformasi dan reformasi polri yang di pimpin oleh Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana untuk di tindak lanjuti demi perbaikan institusi kepolisian
bagi chiko atman apapun wadah dari satu tindakan untuk kebaikan perlu kita dukung yang paling utama adanya pertisipasi Masyarakat harus lebih luas hingga melibatkan jutaan orang di Indonesia ini jika kita ingin melihat kepolisian hari ini dan kedepannya lebih baik ,menurut aktfis prodemokrasi 98 ini mengungkapkan pekerjaan rumah yang sangat mendesak kedepan buat komite reformasi polri dan Tim Transformasi Reformasi Polri perlunya perhatian khusus penyelesaian berdasarkan kondisi kewilayahan dan geopolitik sulawesi tenggara , adalah soal oknum aparat yang masuk di pusaran bisnis pertambangan di sulawesi tenggara.
lihat dan klik ( https://kendariekspres.com/web/2022/11/ampuh-sultra-sebut-ada-oknum-anggota-polda-sultra-jadi-pebisnis-tambang/ ) .
Carut marut di dunia ini sudah acapkali kita dengar. Semuanya dikaitkan dengan tindakan oknum kepolisian yang banyak diprsepsikan dan dipercayai bahwa itu membawa konsekuensi finansial yang besar dalm bisnis pertambangan . Banyak yang meyakini bahwa carut marut dunia pertambangan, khususnya pertambangan nikel,di Sulawesi Tenggara dan ini bisa saja diselesaikan dengan cepat, jika kita semua punya niat untuk perbaikan .
chiko atman mengungkapkan di dalam sela sela diskusi bersama mahasiswa,Organisasi Rakyat dan tokoh tokoh pergerakan pengorganisiran rakyat di salah satu kefe di kota kendari bahwa perlunya Gerakan moral di internal kepolisian secara menyeluruh dan dari seluruh warga republik indonesia ,untuk memperbaiki intitusi yang sudah kita lahirkan sama sama di era reformasi 98,kita merindukan sosok polri seperti Hoegeng Iman Santoso di seluruh jajaran polri dari mabes hingga ke polsek .
“ayo kita kawal Bersama komite reformasi polri dan Transformasi Reformasi Polri ” semangatnya harus sesuai dengan semangat reformasi 98 agar titah kepolisian sebagai Lembaga negara yang bertugas Menjaga Keamanan dan Ketertiban, Menegakkan Hukum tanpa pandang bulu ,Melindungi, Mengayomi, dan Melayani denngan hati dapat terwujud ,satu aparat penegak hukum yang jahat sudah bisa kita anggap terlalu banyak ,saya meyakini banyak aparat kita yang jujur dan baik ,janganlah intitusi kepolisian ini rusak oleh ulah oknum aparat,ungkapnya
Menanggapi acara dalam podcast Akbar Faizal Uncensored, bersama Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana yang mengungkapkan bahwa kepolisian harus siap berubah,kalau tidak sekarang kapan lagi,kalau bukan kita siapa lagi .
pesan moral bapak chryshnanda harus kita dukung semua, ini Adalah kesempatan warga negara republik Indonesia untuk kita Bersama sama memberikan masukan ataupun kritik pada intitusi kepolisian bagaimanapun intitusi tersebut hasil buah reformasi dan di biayai oleh hasil pajak warga negera, Tidak boleh lagi ada yang mati di bunuh karena demo, tidak boleh lagi ada aparat menjadi kasus peredaran narkoba jenis sabu dengan cara tukar barang bukti sabu seberat 5 kg dengan tawas seperti kasus teddy minahasa putra ,tidak boleh lagi ada polisi bunuh polisi,tidak boleh lagi ada polisi korupsi juga tidak boleh lagi ada oknum aparat yang menambang nikel ,ayo polriku berbenah diri untuk menjadi bangsa yang merdeka, Bersatu, berdaulat, adil dan Makmur pungkasnya.
Liputan : Tim


































