SULTRALINE.ID, MUNA – Dalam kunjungannya ke Muna Bagian Timur, Bupati Muna, Ir. L.M Rusman Emba, ST, MM, melihat secara langsung dan memantau wisata Air Terjun Kalima-Lima, yang bertempat di Desa Moolo, Kecamatan batukara, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Kamis 9 November 2023.
Hadir dalam kunjungan ini Kadis Kesehatan Muna, Tasrim Darjo, Kadis DPMD, Fajaruddin Wunanto, Kadis DLH, LM. Yakub, Kadis Pemuda dan Olahraga, Rustam, Kadis Kominfo, Haidar, Kadisdukcapil, Andi April dan Kasatpol PP, Ali Fakara.
Sebagai Bupati Muna, ia akan menjadikan air terjun kalima-lima sebagai tempat wisata alam masa depan Kabupaten Muna. Di lokasi ini rencananya akan dibangun villa, taman bermain anak-anak dan jembatan menuju kalima-lima untuk menarik wisatawan Lokal maupun mancanegara.


Dalam keterangannya Bupati Muna menjelaskan Asal Usul Nama nama air terjun ini untuk pertama kalinya pasti penasaran mengapa dinamakan dengan ‘Kalima Lima’. Dari segi namanya saja sudah cukup unik karena penamaannya bersumber dari bentuk aliran air yang mirip dengan telapak tangan manusia. Uniknya lagi, aliran air tersebut bertingkat-tingkat.
Kalima Lima berasal dari bahasa Muna, yang memiliki makna ‘berbentuk seperti tangan manusia’. Itulah mengapa air terjun tersebut dinamakan dengan Air Terjun Kalima Lima. Tidak sedikit wisatawan yang mengunjungi tempat wisata ini karena penasaran dengan seperti apa bentuk aliran airnya.
“Selain namanya, warna air yang mengalir di tempat wisata ini pun terbilang unik. Bagaimana tidak, warna airnya sangat jernih sehingga berwarna hijau sehingga di bagian anak sungainya memantulkan warna hijau zamrud. Oleh karena itu, airnya seolah seperti cermin dengan pantulan pepohonan hijau yang begitu asri,” tutup Bupati Muna.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































