Jum. Jul 10th, 2020

BLK Kendari Salurkan Ribuan Nasi Kotak Ke Masyarakat, Hasil Pelatihan Memasak Tanggap COVID-19

1 min read
img-20200627-wa0052

SULTRALINE.ID, KENDARI – Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari kembali menyalurkan 3000 nasi kotak kepada masyarakat Kota Kendari, dimana nasi kotak siap saji ini merupakan hasil pelatihan jurusan memasak tanggap Covid-19 tahap ketiga.

Hal itu berdasarkan rilis Staf Humas BLK Kendari, Syahrul kepada Sultraline, Sabtu (27/6/2020).

Kepala BLK Kendari, Dr La Ode Haji Polondu, mengatakan jumlah tersebut merupakan kalkulasi hasil masakan yang tersalurkan selama 10 hari, dimana setiap harinya ada 300 nasi kotak yang dibagikan.

“Sejak pelatihan memasak dibuka hingga tahap III, sudah ada 9.000 nasi kotak yang dibagikan dan masih akan terus berlanjut, dimana pada Senin (29/6) pekan depan pelatihan memasak tahap IV akan kembali dibuka. Insya Allah pelatihan ini masih akan berlanjut sampai pertengahan Agustus, termasuk pelatihan pembuatan masker dan wastafel,” paparnya.

img-20200627-wa0053 img-20200627-wa0050

Lebih lanjut kata orang nomor satu di BLK Kendari ini, setiap jurusan tanggap Covid-19,  masing-masing memiliki target hingga pertengahan Agustus, dimana untuk pembuatan masker sebanyak 80.000 masker, pembuatan wastafel sebanyak 120 wastafel dan memasak sebanyak 13.500 nasi kotak siap saji.

“Hasil-hasil karya siswa ini, sudah mendapatkan apresiasi dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan (Dirjen Binalattas Kemnaker) Drs. Bambang Satrio Lelono, MA, Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, S.H., Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. H. Lukman Abunawas, S.H.,M.Si. serta dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara,” terangnya.

“Insya Allah kami Keluarga Besar BLK Kendari Kementerian Ketenagakerjaan RI akan selalu berusaha untuk berkontribusi kepada masyarakat terutama dalam masa pandemi Covid-19 ini, sehingga BLK Kendari disamping menyelenggarakan kegiatan pelatihan reguler yakni Pelatihan Berbasis Kompetensi yang diikuti oleh masyarakat yang belum memiliki ketrampilan, juga menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Tanggap Covid-19 yang diikuti oleh saudara-saudara kami yang dirumahkan, yang ter-PHK dan yang telah memiliki wadah usaha tetapi tidak produktif lagi karena pandemi Covid-19,” tutup mantan Kepala Bagian Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan RI ini.

Laporan : TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *