Sen. Mei 25th, 2020

Bijaksana Pemberian Nilai Serta Turunkan UKT 50 Persen

1 min read
img-20200522-wa0055

 

SULTRALINE.ID, KENDARI – Pandemi virus corona atau Covid-19 yang terjadi secara global termasuk Indonesia telah memberikan dampak yang begitu luas bagi seluruh masyarakat Indonesia, bukan saja dari segi kesehatan tapi hampir di semua bidang seperti ekonomi, sosial dan pendidikan.

 
Khusus di bidang pendidikan semenjak merebaknya wabah Covid-19 aktivitas akademik dari tingkatan SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi yang terpaksa harus dilakukan dari rumah atau melalui online.

 

Salah satunya yang menerapkan hal itu Universitas Halu Oleo (UHO), Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Namun kuliah online atau daring banyak menuai kendala dan kurang maksimal karena persoalan jaringan internet yang sulit diakses khususnya mahasiswa yang berada di pedesaan.

 

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), La Ode Ali Said menilai sejak aktivitas perkulihan di UHO, lewat jarak jauh (LJJ) yaitu kuliah online karena covid-19 sehingga ilmu yang didapatkan oleh para mahasiswa di UHO tak semaksimal saat sebelum covid-19 terjadi.

 

ia menguraikan, kuliah online adalah inisiatif positif untuk menghindari penyebaran Covid_19 walaupun kurang maksimal. Kurang maksimalnya kuliah online dikarenakan jaringan yang kurang memadai dan paket data, sehingga dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen kurang maksimal dalam meyelesaikannya.

 

“Dampak Covid-19 terasa jelas pada kehidupan ekonomi masyarakat indonesia. Covid-19 ini membuat aktivitas ekonomi melambat dan berakibat hilangnya pekerjaan. Kondisi ini membuat masyarakat memutar otak mendapatkan penghasilan. Maka dari itu kami mahasiswa Uho mengharapkan kebijaksanaan Rektor UHO dalam pemberian nilai oleh dosen dosen yang bersangkutan pada matakulia tersebut dan kami mengharapkan juga Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) diturunkan 50%,” tegasnya.
Untuk diketahui, proses perkuliahan secara daring di UHO dimulai sejak 16 Maret 2020 setelah Rektor UHO mengeluarkan surat edaran yang mengikuti anjuran pemerintah pusat hingga pemerintah daerah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Laporan : TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *