SULTRALINE.ID- KENDARI
Bagi masyarakat yang akan merayakan Tahun Baru 2026 di himbau untuk tidak melakukan penyambutan malam tahun baru dengan kemewahan, namun dapat dilakukan dengan kesederhanaan tanpa adanya hura-hura dengan menyalakan kembang api dan terompet. Menyambut tahun baru dapat dengan mengedepankan nilai kemanusiaan. Mengingat beberapa wilayah di Indonesia mengalami bencana alam.Pergantian tahun kerap identik dengan pesta kembang api dan keramaian. Namun, di balik euforia tersebut, banyak aktivitas bermanfaat yang dapat dilakukan untuk mengisi malam tahun baru dengan lebih produktif, reflektif, dan bermakna. Momentum ini bisa dimanfaatkan sebagai awal yang baik untuk membangun kebiasaan positif sekaligus menyiapkan diri menghadapi tantangan tahun berikutnya.
Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah refleksi diri dan evaluasi perjalanan selama satu tahun terakhir.seperti halnya yang di lakukan oleh pihak manajemen Aproject Transportasi lintas Sulawesi yang berpusat di wilayah Kawasan luar komplek Btn puri pradana Bersama para karyawan melakukan refleksi dengan berdiskusi tentang kedisiplinan karyawan , pada kegiatan tersebut pihak Aproject juga melibatkan pihak sultraline,id chiko atman sebagai salah satu pemateri dalam diskusi bertajuk” membangun kebersamaan dalam dunia usaha ” , dalam paparan nya chiko atman memaparkan pentingnya mencintai pekerjaan,dan bertangguing jawab terhadap segala arahan pimpinan. Ini Adalah momen penting untuk meninjau pencapaian, tantangan, dan pembelajaran selama setahun guna menetapkan strategi baru agar perusahaan dapat tumbuh lebih baik, inovatif, dan berkelanjutan di tahun mendatang.
pihak manajemen aproject Mansyur ( 55 Thn ) sebagai pimpinan mengungkapkan bahwa pihaknya memang sengaja menunggu moment diskusi seperti ini di malam tahun baru, saya ingin mengajak para karyawan untuk tidal larut dalam pesta pesta yang eforia,negeri kita sedang di landa banyak bencana alam, ada baiknya malam pergantian tahun ini kita lakukan dengan berdoa buat negeri kita agar cepat pulih dari bencana yang melanda negeri kita ini khusunya aceh ,Sumatra utara dan Sumatra barat,kami juga menggunakan momentum ini untuk berkumpul Bersama seluruh karyawan untuk merefleksi perjalanan setahun ini.ungkapnya.
Di tempat yang sama manager oprasional sahrul masyur ( 30 Thn) juga mengungkapkan pada awak media sultraline,” “Mari kita rayakan Tahun Baru 2026 dengan sederhana, penuh doa untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, tidak merayakan secara berlebihan, sekaligus menjadi sarana refleksi agar kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.
Sementara itu muh.Anwar yang biasa di sapa sang jenderal ( 35 Thn ) yang juga bagian dari manajemen Aproject yang bertepatan malam kelahiran nya mengajak seluruh lapisan Masyarakat kota Kendari untuk menyambut momen pergantian tahun ini dengan penuh kebijaksanaan dan diisi dengan kegiatan yang bermanfaat.
Dalam pernyataannya, sang jenderal menyampaikan pentingnya menjaga harmoni sosial dan tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan, baik dalam bentuk hura-hura, penggunaan petasan, maupun aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.pungkasnya.
Liputan : Andika


































