• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home NEWS

Ancaman Inflasi diawal Ramadhan 1442 H

by SULTRALINE.ID
12 April 2021
in NEWS, OPINI
0
589
SHARES
906
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

Oleh : Erra Septy Vibriane, S.Si, M.E ( Statistisi Muda BPS Kota Kendari)



Bulan suci Ramadhan sudah di depan mata. Masyarakat pun tengah mempersiapkan sejumlah kebutuhan yang diperlukan guna mendukung pelaksanaan salah satu ibadah yang masuk dalam rukun Islam tersebut. Sejauh ini, Muhammadiyah telah menentukan 1 Ramadhan 1442 H atau bulan puasa 2021 jatuh pada Selasa Wage, 13 April 2021. Dalam konteks ekonomi, momen Bulan Ramadhan adalah “trigger” (pemicu) paling positif dalam mendorong aktivitas ekonomi secara umum. Bahkan momen ini punya andil yang sangat signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi masyarakat yang meningkat.

Dalam studi yang dilakukan oleh Nielsen Global Survey pada tahun 2019, momen lebaran mampu mendongkrak permintaan terhadap barang konsumsi naik hingga 9.2%. Permintaan yang tinggi ini tidak hanya terjadi di pasar modern, namun juga terjadi di pasar-pasar tradisional. Dalam logika ekonomi, permintaan yang melonjak ini tentu saja akan mendorong kenaikan harga secara signifikan. Oleh karena itu tidak heran jika dalam sejarah ekonomi Indonesia, kenaikan inflasi belum pernah negatif ketika momen Ramadhan. Bahkan ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi dan moneter pada tahun 1997-1998, yang diikuti dengan pendapatan nasional yang merosot, namun permintaan terhadap barang-barang konsumsi meningkat tajam.

Sejak sebelum memasuki Ramadhan, toko-toko penuh. Banyak orang seperti ingin berbelanja untuk satu bulan penuh. Pada saat itu, harga-harga juga merayap naik. Inilah yang kemudian disebut inflasi. Inflasi adalah istilah untuk fenomena naiknya harga barang di masyarakat. Titik tekannya bukan pada naiknya harga barang, melainkan pada fenomena atas proses meningkatnya harga-harga barang secara terus-menerus yang disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari konsumsi yang meningkat (permintaan lebih tinggi daripada penawaran), proses distribusi yang tidak lancar, atau melimpahnya uang beredar. Harga barang yang naik itu mengakibatkan turunnya nilai mata uang. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Maret) 2021 menurut Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 0,44 % dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2021 terhadap Maret 2020) sebesar 1,37 %, dimana Perkembangan harga berbagai komoditas secara umum menunjukkan adanya kenaikan tapi tipis sekali. Jika Proses ini berlangsung terus-menerus dan saling mempengaruhi harga barang yang lain. Salah satu ancaman yang harus diantisipasi di saat momen Ramadhan adalah hadirnya para spekulan, khususnya spekulan yang berusaha memanfaatkan keadaan untuk memainkan harga bahan makanan. Hal ini dilakukan dengan penimbunan ketersediaan bahan pangan agar harga barang meningkat.

Selanjutnya, dengan jumlah dan nilai transaksi yang meningkat di momen Ramadhan maka akan berimplikasi pada permintaan atas jumlah yang beredar, yang dalam hal ini menjadi ranah Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas dalam sistem pembayaran. Terakhir, dengan meningkatnya permintaan masyarakat di momen Ramadhan maka geliat di pasar tradisional, pasar modern dan pasar informal akan semakin meningkat. Dalam hal ini akan muncul pemain-pemain baru musiman, yang ikut menikmati profit di momen Ramadhan dalam berbagai sektor, diantaranya: kuliner, kerajinan tangan dan fashion.

Dalam mengantisipasi tantangan dan ancaman tersebut maka kebijakan pemerintah harus lebih adaptif khususnya dalam mengantisipasi permintaan yang melonjak dan tingginya harga bahan pangan. Oleh karena itu, ada beberapa pos strategis yang harus dijaga, antara lain: tata niaga pangan, logistik (pengiriman barang), transportasi manusia dan sistem pembayaran. Isu yang mencuat dibulan lalu dengan adanya rencana impor beras, sehingga hal tersebut memicu beberapa hal yang akan menyebabkan terjadinya inflasi. Pada masa pandemik covid-19 Ada hal yang berbeda di dengan tahun-tahun sebelumnya dengan meningkatnya tren ekonomi digital yang terjadi di berbagai sektor, seperti: transportasi (semisal dengan hadirnya UBER, GRAB dan GOJEK), perdagangan (e-commerce), keuangan (financial technology) dan pelayanan sesuai permintaan (on-demand service). Disruptions atau inovasi dalam ekonomi digital ini tentu akan mempengaruhi shaping atau model preferensi masyarakat dalam berbelanja.

Oleh karena itu, jika pasar kaget tidak seramai seperti biasanya atau pasar modern tidak seramai seperti tahun-tahun sebelumnya maka dipastikan disebabkan karena “disruptions” tersebut. Inflasi sendiri terdiri dari tiga komponen, yakni inflasi inti (core inflation), inflasi volatile food, dan inflasi yang diatur pemerintah (administred price). Pada bulan Ramadhan, komponen inflasi yang mengalami kenaikan adalah volatile food atau kelompok bahan makanan. Oleh karena itu, perlu menjadi perhatian para pelaku bisnis musiman untuk melihat potensi dan mengatur strategi marketing di era digital. Tentu saja, permintaan di momen Ramadhan akan terus meningkat, namun preferensi atau cara masyarakat berbelanja akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebagai contoh, para pemain bisnis musiman dapat menggunakan media sosial dan internet untuk memasarkan barang-barang dan jasa yang diinginkan konsumen.

Namun hal serius yang harus terus dipantau Pemerintah adalah ancaman kenaikan harga bahan pangan dan ketersediannya. Oleh karena itu pemerintah perlu melakukan pengecekan terhadap gudang-gudang para pengepul, dan melakukan operasi pasar terkait dengan hal ini. Di tahun ini, tentu saja upaya tersebut harus ditingkatkan dan dilakukan oleh pemerintah dengan enforcement (penegakan hukum) yang lebih keras. Hal yang sulit sekali terjadi di saat ini, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya adalah terkait harga biaya transportasi (pesawat dan kereta api) yang sudah memasuki era digital. Meski begitu, pengawasannya pun harus terus dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi dampak yang negatif dari para spekulan. Terakhir, momen Ramadhan seharusnya digunakan sebagai momen untuk melakukan aktivitas ekonomi islam dengan lebih professional. Dalam hal ini, melihat potensi masyarakat muslim yang sangat besar, diharapkan momen Ramadhan akan muncul bisnis-bisnis islam yang betul-betul konsekuen melaksanakan prinsip-prinsip islam.

Yang perlu diingat bahwa tren meningkatnya inflasi pada bulan Ramadhan bukan sebuah hal baru dalam perekonomian Indonesia. Fenomena ini telah terjadi dari tahun ke tahun dan juga memiliki dampak positif guna menumbuhkan perekonomian Indonesia. Masyarakat pun sudah paham bahwa ekspektasi masyarakat secara subjektif bernilai bahwa pada bulan Ramadan pasti terjadi peningkatan inflasi. Namun, bukan berarti pemerintah tidak perlu berbuat apa-apa. Pemerintah tetap perlu menjaga ketersediaan barang di pasar dan mengawasi pasar sebagaimana mestinya.

Tags: InflasiOpiniRamadhan
SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post

DPD Bapera Kota Baubau Resmi dilantik, ini Harapan Dion

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3589 shares
    Share 1436 Tweet 897
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In