Rab. Sep 23rd, 2020

Aksi Kemanusiaan, Relawan Milenial Laode Ida Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Konut

1 min read
img-20200629-wa0017

SULTRALINE.ID, KENDARI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir akibat intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, relawan milenial laode ida kembali turut berpartisipasi menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Landawe dan Kecamatan Wiwirano yang berbatasan langsung dengan Sulawesi Tengah, dimana sebelumnya Relawan Milenial Laode Ida sudah menyalurkan donasi di 7 Kabupaten/Kota yang terdampak covid-19 (Corona), Minggu (28/6/2020)

Bantuan paket donasi tersebut terdiri dari beberapa item seperti beras, mie instan, minyak yang berjumlah 100 paket, dimana 1 paket nya di berikan kepada 1 Kepala Keluarga (KK).

Koordinator Relawan Milenial Laode Ida, La Ode Abdul Harits Nugraha, mengatakan bantuan tersebut di salurkan langsung door to door kepada masyarakat Konawe Utara sehingga benar-benar sampai kepada masyarakat yang terdampak banjir, serta dapat membantu meringankan beban mereka dalam mengahadapi musibah ini.

“Sengaja kita langsung turun kerumah warga yang terdampak banjir untuk melihat, dan kami juga menyerahkan bantuan ke warga yang ada di pengungsian desa Landiwo,” katanya.

(Relawan Milenial Laode Ida salurkan bantuan langsung kerumah warga yang terdampak banjir dan lokasi pengungsian)
(Relawan Milenial Laode Ida salurkan bantuan langsung kerumah warga yang terdampak banjir dan lokasi pengungsian)

img-20200629-wa0014

 

Ia menegaskan, aksi yang mereka lakukan adalah bentuk komitmen relawan milenial Laode Ida terhadap gerakan-gerakan kemanusiaan dan rasa kepedulian kepada masyarakat yang sedang di landa musibah banjir, di tambah lagi saat ini masih terus berperang melawan covid-19.

“Untuk itu di butuhkan upaya bersama untuk saling meringankan beban saudara-saudara kita. Semoga saudara-saudara kita tetap diberikan kesabaran dan ketabahan menghadapi bencana banjir ini sehingga nantinya aktivitas masyarakat dapat segara berjalan normal seperti sediakala,” pungkas Alumni UHO ini.

Untuk diketahui, banjir yang melanda Konut setidaknya merendam 6 Kecamatan dan beberapa desa terdampak langsung.

Laporan : TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *