SULTRALINE.ID, WAKATOBI – Tak terasa usia Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah memasuki usia yang ke 14 tahun sejak pemekaran pada tahun 2003 silam. Memasuki usia tersebut guna mewujudkan program bersinar pada masa kepemimpinan Bupati Wakatobi Arhawi dan wakil Bupati Ilmiati Daud. Dinas kelautan dan perikanan (DKP) Kabupaten Wakatobi terus bekerja untuk membangun sektor perikanan di Wakatobi (12/11/2017).
Hal ini ditunjukan dengan telah dibangunnya kawasan sentra perikanan terpadu untuk mempermudah penjualan hasil tangkap nelayan. kawasan sentra perikanan terpadu tersebut telah didukung oleh berbagai macam fasilitas seperti tempat penampungan Ikan (TPI), bengkel nelayan, BBM Nelayan, dan koperasi induk nelayan.
Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKP Jalaludin mengatakan meskipun sektor kelautan dan perikanan telah didukung fasilitas yang memadai, namun untuk menjalankan semua itu belum meiliki masterplan yang jelas.
“Untuk menjalankan program program tersebut harus ada masterplan karena sebelum sebelumnya kita belum memiliki masterplan, untuk itu di tahun 2018 nantinya akan berbasis masterplan,” terang Pelaksana tugas Kepala DKP Jalaludin, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (12/12/2017)
Dalam masterplan yang telah disusun tersebut, Lanjut Ia, diantaranya adalah perlu adanya kawasan-kawasan terpadu, balai benih, kelembagaan nelayan, serta alur industri perikanan.
“Yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor perikanan dan kelautan,” pungkasnya
Laporan : Samidin



































