KENDARI, SULTRALINE.ID Tidak ada kemewahan. Tidak ada iring-iringan mobil mewah. Namun semangat rakyat kecil justru menjadi pemandangan paling menyentuh dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Partai Rakyat Indonesia (PRI) yang digelar DPD PRI Sulawesi Tenggara di kawasan Taman Budaya Gedung Kesenian Rakyat, Sabtu (8/8/2026).

Puluhan abang becak yang tergabung dalam Serikat Becak Kendari rela mengayuh kilometer demi mengikuti Karnaval Rakyat. Dengan mengenakan kaus Partai Rakyat Indonesia dan becak yang dihiasi bendera berlambang harimau putih, mereka menjadi simbol bahwa perayaan ini lahir dari dan untuk rakyat.
Pemandangan tak kalah mengharukan datang dari Perkumpulan Sekawan Pemulung Kota Kendari. Mereka melakukan long march sambil mendorong gerobak selama sekitar 45 menit menuju lokasi kegiatan. Langkah demi langkah yang mereka tempuh menjadi gambaran perjuangan masyarakat kecil yang tetap hadir untuk memberi dukungan.
Selain Karnaval Rakyat, HUT ke-1 PRI dipusatkan di area mtq kendari menuju gedung kesenian. Pada kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial kepada sesama yang di dukung penuh tim medis pmi kendari
Suasana semakin bergelora saat Ketua DPC Partai Rakyat Indonesia Kota Kendari, Cpt. Amirullah Ais, menyampaikan orasi politik. Gedung Kesenian bergemuruh ketika seluruh peserta serentak meneriakkan yel-yel, “Siapa kita?” yang dijawab lantang, “Saya Rakyat Indonesia!”
Ketua DPC PRI Kota Baubau, Aminuddin, berharap momentum satu tahun PRI menjadi titik awal memperkuat soliditas seluruh pengurus DPC di Sulawesi Tenggara. Senada dengan itu, Ketua DPC Buton Tengah, Fifin, meyakini dukungan masyarakat akan terus tumbuh seiring hadirnya program-program kerakyatan yang menyentuh kehidupan warga.
Sementara itu, Ketua DPC PRI Muna, Ruswin, menilai Partai Rakyat Indonesia menjadi jawaban atas harapan lahirnya partai yang mampu memadukan nilai religius dan nasionalisme dalam satu semangat perjuangan.
Dalam sambutan politik ketua DPD Partai Rakyat Indonesia Sulawesi Tenggara wa ode nurhayati. S.sos menyampaikan orasi nya bahwa PRI adalah sarana politik kita untuk mengedepankan moral dari pada kekuasaan, Partai Rakyat Indonesia saat ini hadir bukan untuk membuat jarak baru antara Partai politik dan Rakyat,melainkan akan tumbuh bersama rakyat, kita hidup setara bersama rakyat.pungkasnya
Ketua Panitia Pelaksana, Chiko Atman, menegaskan bahwa usia satu tahun menjadi awal perjalanan panjang PRI untuk terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
“Kami ingin Partai Rakyat Indonesia tetap berjalan bersama rakyat. Selama rakyat membutuhkan, PRI akan terus hadir dengan kerja nyata, bukan sekadar slogan,” tegasnya.
Rangkaian HUT ke-1 PRI juga diikuti secara serentak oleh DPD PRI di 38 provinsi melalui konferensi Zoom bersama DPP Partai Rakyat Indonesia, yang ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun secara bersamaan sebagai simbol persatuan kader di seluruh Indonesia.
Liputan: Ari
Editor: Titah



































