SULTRALINE.ID, KOLAKA – Perairan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara memilki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Salah satu potensinya yaitu potensi perikanan. Berdasarkan data BPS, Tanggetada memilki potensi perikanan tangkap sebesar 3.156 Ha dengan hasil tangkapan sebesar 560 ton dengan nilai Rp 49.377.571 dan merupakan penyumbang produksi perikanan tangkap kedua terbesar di Kabupaten Kolaka. Namun potensi tersebut belum termanfaatkan dengan optimal oleh masyarakat khususnya buat nelayan.
Penyebabnya karena mayoritas nelayan tanggetada adalah nelayan kecil yang masih menggunakan alat tangkap berupa pukat dan pancing. Dengan alat tangkap tersebut jumlah produksi tangkapan nelayan tergolong rendah. Jenis ikan yang ditangkap juga bernilai ekonomis rendah.
Melihat kondisi tersebut, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas SembilanBelas November (PKM USN) Kolaka mengajak kelompok nelayan anak pesisir untuk bermitra dengan tujuan meningkatkan produksi tangkapan dan pendapatan nelayan.
Inovasi yang dilakukan adalah penerapan teknologi alat tangkap Bubu dan jaring kepiting. Alat tangkap tersebut mampu meningkatkan jumlah produksi tangkapan nelayan hingga 3 kali lipat dari sebelumnya, dan alat tangkap ini tidak merusak lingkungan.
Kelompok nelayan diberikan pelatihan dan pendampingan dalam penerapan alat tangkap tersebut. Diakhir kegiatan kelompok nelayan diberikan 60 unit bubu dan 5 set jaring kepiting yang telah dibuat pada saat kegiatan pelatihan dan pendampingan.


Tim PKM USN Kolaka yang terdiri dari Ilham Antariksa Tasabaramo sebagai ketua Tim, Yuyun Anggraini dan Nenni Asriani sebagai Anggota.
“Selain penerapan teknologi alat tangkap, tim PKM USN Kolaka melakukan pelatihan manajemen usaha pada kelompok nelayan, tujuannya untuk meningkatkan kapasitas kelompok nelayan skala kecil dalam hal ini meningkatkan pengetahuan dan wawasan dalam pengembangan usaha,” ungkap Ilham.
Ilham juga menambahkan “Kami dari Tim Pengabdian Masyarakat FPPP USN Kolaka, mengucapkan banyak terimakasih kepada DRTPM Kemendikbud-Ristek sebagai pemberi dana, pihak LP2MP, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Peternakan, serta FISIP USN Kolaka yang banyak memfasilitasi kegiatan ini, Kelompok Nelayan anak pesisir sebagai mitra, serta Pemerintah Kabupaten Kolaka yaitu Camat Tanggetada dan Kepala Desa Tanggetada yang telah memberikan izin pelaksanaan kegiatan PKM ini,” pungkasnya.
TIM



































