• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home AKTIFITAS

Sisa Asa di Jarangka: Perahu penyeberangan tradisional yang Terkikis Kemajuan Zaman

by SULTRALINE.ID
4 Maret 2024
in AKTIFITAS, BAU-BAU, NEWS, SOSIAL
0
Sisa Asa di Jarangka: Perahu penyeberangan tradisional yang Terkikis Kemajuan Zaman

Ketgam: Jarangka Perahu Tradisional yang masih bertahan ditengah kemajuan zaman. Dok: Tim

642
SHARES
988
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

SULTRALINE.ID, BAUBAU – Jarangka adalah sebutan lokal (Bahasa Wolio) untuk perahu berpenyeimbang di sisi kiri dan kanan yang menggunakan mesin tempel atau lazimnya disebut katinting. Jarangka sudah turun temurun digunakan sebagai alat transportasi laut yang menghubungkan kota Baubau dengan pulau-pulau di sekitaran teluk Baubau. Sebut saja Pulau Makasar (Puma), Pulau Muna (pelabuhan waara, tolandona, baruta), dan Pulau Kadatua yang masuk wilayah administrasi Kabupaten Buton Selatan. Jarangka diperkirakan mulai beroperasi sekitar tahun 60-an.

Kota Baubau-Puma (Pulau Makasar) adalah salah satu wilayah operasi jarangka yang masih aktif hingga kini. Dengan jarak tempuh kurang lebih 15-30 menit dari dermaga Pantai Kamali, jarangka mengantar jemput penumpang dan barang dari Baubau menuju dermaga Sukanaeyo atau Matanaeyo dengan tarif berkisar antara lima ribu  untuk siswa sekolah sampai sepuluh ribu rupiah untuk umum. Awalnya, jarangka menjadi satu-satunya alat transportasi umum penghubung dua wilayah ini. Pengguna transportasi antar wilayah ini sangat bergantung pada jarangka dalam aktivitas sehari-hari.

Seiring perkembangan zaman, pemerintah Propinsi Sulawesi Tenggara memutuskan untuk membangun jembatan penghubung sepanjang 1 kilometer lebih antara Kota Baubau-Puma di wilayah administrasi Kelurahan Lowu lowu. Gagasan pembangunan jembatan ini dimulai pada tahun 2012 dan diresmikan oleh Gubernur Nur Alam pada Juli 2017. Hal ini berdampak positif bagi masyarakat secara umum karena mobilitas kendaraan bermotor antar pulau dimungkinkan dengan adanya jembatan ini.

Namun di sisi lain, jembatan ini tentu saja berimbas pada menurunnya pengguna Jarangka. Sebagian besar masyarakat yang memiliki kendaraan pribadi lebih memilih melewati jembatan sebagai akses penghubung antar wilayah alih-alih menggunakan jarangka. Selain itu mobil angkutan umum juga mulai beroperasi.

La Sahiru (52 tahun) adalah salah satu dari sedikit pengemudi Jarangka yang bertahan hingga kini. Kondisi pengguna jasa Jarangka yang makin menurun membuat sebagian kawan-kawan seprofesinya berganti pekerjaan. “saya mulai jalan dari jam setengah tujuh pagi sampai jam enam sore. Kalau penumpang 5 orang baru kita jalan. Kalau hanya satu harus carter” ungkapnya, Senin (04/03/2024).

Ketgam: La Sahiru salah satu pengemudi Jarangka yang masih bertahan. Dok: Tim 

Per 3 hari Pak Sahiru harus mengisi BBM sebanyak 20 liter. Walau kerap kali pengguna jarangkanya sepi, Pak Sahiru tetap menaruh asa di Jarangka, tempatnya menyambung hidup demi menafkahi keluarga. Baginya ini adalah profesi yang masih bisa ia kerjakan di usianya yang tak lagi muda.

Imbas dari pembangunan selalu dirasakan masyarakat akar rumput, lambat laun mereka terkikis oleh perkembangan zaman. Sementara mereka tak punya banyak pilihan untuk memutar otak mencari sumber nafkah lain.

Pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tentu tidak boleh hanya mempertimbangkan aspek fisik semata, tetapi suara masyarakat akar rumput harus didengar sehingga keberadaan mereka tak tergusur oleh perkembangan zaman. Solusi? Tentu itu “gawean” pengambil kebijakan.

 

Laporan: Ayyash Alyasin Berkolaborasi dengan tim Latalombo Lab Baubau

SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post
Pesan Plt Bupati Muna dalam Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Sewa Lahan ATM Bank Sultra

Pesan Plt Bupati Muna dalam Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Sewa Lahan ATM Bank Sultra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3593 shares
    Share 1437 Tweet 898
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In