• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home AKTIFITAS

Diduga Ada Titipan Siluman Dalam Perekrutan P3K Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kombikuno Mubar

by SULTRALINE.ID
26 Desember 2022
in AKTIFITAS, INFO DAERAH, MUNA BARAT, NEWS
0

Ketgam: Ilustrasi Tenaga Kesehatan.

599
SHARES
922
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

 

SULTRALINE.ID, MUNA BARAT – Perekrutan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) tenaga kesehatan di Kabupaten Muna Barat (Mubar) menuai sorotan. Pasalnya ada satu orang yang dipaksakan agar bisa lolos. Diduga oknum tersebut diketahui bernama Asriati Gau merupakan titipan dari Dinas kesehatan (Dinkes) Mubar yang ditempatkan di Puskesmas Kombikuno. Parahnya lagi oknum tersebut tidak memenuhi persyaratan khusus yang telah ditetapkan menteri PAN-RB.

Hal itu berdasarkan temuan Ohit selaku Pemuda Muna Barat yang menyampaikan kepada awak media ini. Menurutnya bahwa jelas dalam syarat khusus yang ditetapkan dalam perekrutan P3K tahun 2022 pada poin 2 bahwa calon P3K memiliki masa kerja sesuai dengan formasi yang dilamar, dengan masa kerja paling singkat yaitu 2 (dua) tahun untuk jenjang Terampil dan Ahli Pertama, 3 (tiga) tahun untuk jenjang Ahli Muda atau 5 (lima) tahun untuk jenjang Ahli Madya.

“Disinilah kami menemukan kejanggalan dan ketidakadilan dimana Kepala Puskesmas Kombikuno memberikan rekomendasi sebagai penerima afirmasi atau mendapat tambahan poin sebanyak 15 persen kepada Asriati Gau karena dianggap sebagai tenaga honorer tetap. Namun pada kenyataannya Asriati Gau tidak pernah mengabdi atau honor di Puskesmas Kombikuno. Sementara di puskesmas Kombikuno penerimaan P3K keperawatan ahli dibutuhkan satu kouta dan Asriati Gau tersebutlah yang memiliki nilai tertinggi dari para calon P3K lainnya. Terlebih di Puskesmas Kombikuno ternyata sudah ada honorer yang sudah mengabdi 5 tahun dan layak untuk direkomendasikan untuk perekrutan P3K,” ungkap Ohit pekan lalu.

Lanjut ia, atas itu, para tenaga honorer di Puskesmas Kombikuno yang sudah mengabdi sejak 2016 harus bersaing dengan yang tidak pernah mengabdi sehingga ini menjadi aneh bagi mereka.

“Sehingga dengan keputusan tersebut dari hasil perolehan nilai tes P3K honorer yang benar-benar mengabdi dari 2016 yang masuk. Namun karena ada nama lain alias honorer titipan yang sedikit lebih tinggi poinnya setelah mendapatkan afirmasi secara otomatis mengugurkan honorer tetap yang sudah lama mengabdi dan ini jelas menyalahi aturan yang telah ditetapkan,” bebernya.

 

“Bahkan berdasarkan  kesaksian dari teman-teman honor di puskesmas kombikuno bahwa Asrianti Gau tidak pernah honor. Dan absen kantor sebagai buktinya,” cetusnya.

Atas kondisi tersebut, ia menyatakan bahwa Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Kombikuno tidak koperatif dalam memberikan rekomendasi bahkan terkesan dipaksakan.

“Semestinya yang di prioritaskan adalah honorer yang benar-benar mengabdi menghabiskan tenaga dan pikiran untuk berkontribusi di puskesmas. Rela meninggalkan keluarga demi tanggung jawab sebagai honorer. Namun karena kepentingan dari kepala puskesmas Kombikuno sehingga mengabaikan hak  sebagian pengabdi di puskesmas,” tegasnya.

Ia menambahkan atas peristiwa ini akan menyampaikan kepada Pj Bupati Mubar dan Komisi ASN terkait adanya Oknum Dinas kesehatan Mubar bekerjasama dengan Kapus Kombikuno melakukan kongkalikong untuk meloloskan salah satu orang menjadi P3K, dan ini sudah melanggar aturan dan sangat mencederai birokrasi Pemda Mubar.

“Olehnya itu kami Pj Bupati untuk menganulir hasil P3K tenaga kesehatan dan meminta Bupati untuk mencopot Kapus Kombikuno karena telah memberikan rekomendasi kepada orang yang salah dan jelas-jelas menyalahi aturan yang berlaku dan kami akan mengirimkan surat kepada komisi ASN bahwa ada oknum PNS yang bermain dalam menggunakan jabatannya demi kepentingan orang tertentu,” tukasnya.

Sementara itu ditempat berbeda, Kapus Kombikuno, Jamaludin, S.Gz saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon via WhatsApp membenarkan bahwa pihaknya telah memberikan rekomendasi kepada Asriati Gau mengingat katanya ia telah mengabdi di Puskesmas Kombikuno pada akhir 2021 tepatnya pada Desember.

“Ia honor itu di tahun 2021, namun aktif itu pada tahun 2022 karena pada saat itu dia sementara urus anaknya,” ujarnya.

Sementara ditanya bahwa masih ada tenaga honorer yang sudah mengabdi lama namun tidak diprioritaskan, menurutnya pihaknya sudah melakukan pendataan kepada semua honorer yang kemudian dilanjutkan tes dengan nilai tertinggi Asriati Gau.

“Jadi kami sudah menyampaikan jika keberatan dengan hasil tersebut ada masa sanggah namun tidak ada juga tenaga honorer yang menyanggah itu,” katanya.

Kapus juga membenarkan bahwa Asriati Gau memiliki kedekatan dengan oknum Pegawai Dinas Kesehatan Mubar yang memiliki jabatan sebagai bendahara di Dinkes.

“Untuk lebih bagusnya kita konfirmasi lebih lanjut lagi di Dinkes Mubar, karena saya itu cuma mengeluarkan rekomendasi,” tambahnya.

Sekedar informasi, dikutip dari kompas.com Pengadaan PPPK nakes 2022 diprioritaskan untuk dua kategori pelamar.

Hal itu diungkapkan Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Alex Denni.

Dua kategori pelamar tersebut adalah:

1. Eks Tenaga Honorer Kategori (THK) II yang terdaftar di database Badan Kepegawaian Negara (BKN)
2. Tenaga Kesehatan Non-ASN yang terdaftar di Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK) Kementerian Kesehatan.

Afirmasi penambahan nilai

Adapun dasar pelaksanaan pengadaan PPPK nakes Tahun 2022 tertuang dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 968 Tahun 2022 tentang Mekanisme Seleksi PPPK untuk Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan.

Alex menambahkan, pemerintah memberikan afirmasi berupa penambahan nilai pada kompetensi teknis untuk sejumlah pelamar dengan kriteria tertentu.

Kriteria tersebut antara lain:

1. Melamar pada fasilitas pelayanan kesehatan dengan kriteria terpencil dan sangat terpencil;
2. Usia di atas 35 tahun dan memiliki masa kerja paling singkat 3 tahun secara terus-menerus;
3. Penyandang disabilitas;
4. Melamar di fasilitas kesehatan tempat bekerja saat ini sebagai non-ASN; dan
5. Pelamar sedang atau telah melaksanakan pengabdian penugasan dari Kementerian Kesehatan.

 

SL

SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post

Serahkan Syarat Dukungan Minimal Pemilih ke KPU Sultra, Almaghfirah Sapri Jadi Salah Satu Bakal Calon Anggota DPD RI Termuda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3590 shares
    Share 1436 Tweet 898
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In