SULTRALINE.ID, KENDARI – Forum komunikasi (Forkom) alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kendari (SMANSA) angkatan tahun 1990 menggelar rapat kerja (Raker) dan pengukuhan pengurus periode 2021 sampai 2024, di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu 18 April 2021.
Pengukuhan para pengurus dipimpin langsung Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan serta didampingi para dewan alumni yang sempat hadir diantaranya Anton Timbang yang merupakan Ketua Umum Kamar dagang dan Industri (Kadin) Sultra dan Ilmiati Daud yang sekarang menjabat Wakil Bupati Wakatobi, dengan susunan pengurus yakni Ketua dipercayakan kepada Nasrul, Sekretaris dijabat Muhammad Alfian dan Bendahara diduduki Adriana Musaruddin serta diisi 10 bidang.
Ketua panitia, Suleman Nur Alam mengatakan keberadaan forum ini untuk merajut dan mempererat kembali kebersamaan yang sudah tiga puluh tahun lebih yang jumlahnya 300 lebih yang terpisah karena adanya kesibukan masing-masing.

Lanjut ia, Kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut dari pertemuan di Pantai Toronipa pada 28 Februari 2021 lalu yang sekaligus langsung memilih Ketua Umum secara aklamasi yang dipercayakan kepada Nasrul.
“Sekaligus tadi kami rangkaikan dengan raker untuk menyusun agenda program dari Forkom alumni angkatan 90 yang nantinya bisa kita sinergikan dengan internal angkatan alumni, kemudian harapan kita bisa bersinergi dengan pemerintah daerah karena kami memiliki potensi sumber daya dari berbagai latar belakang profesi, sehingga ke depannya kita bisa merajut kerjasama dengan pihak-pihak lain bahwa angkatan 90 bisa eksis dan memberikan kontribusi untuk bangsa, Negara dan tentunya untuk daerah kita tercinta, ” terang Suleman yang juga sebagai wakil ketua Forkom Alumni SMANSA “90”.

Ditempat yang sama Ketua umum Forkom Alumni SMANSA “90”, Nasrul mengatakan inisiasi bersama seluruh alumni dengan membentuk wadah bernama Forkom Alumni SMANSA “90” dengan tujuan yang disepakati bersama yakni ada empat pilar.
Lanjut ia, pilar pertama itu mengenai sosial ekonomi dan hukum, pilar yang kedua itu kerohanian yang memang sangat penting di masukan karena ada generasi alumni setelah angkatan 90.
“Pilar ekonomi kita arahkan kepada pemberdayaan alumni, dimana alumni bisa berkembang melalui kesepakatan bersama yakni dari kita untuk kita,” katanya.
“Pilar ketiga yang kami usung soal database alumni mengingat kami sudah 31 tahun lebih tamat, kami rasa waktu yang cukup panjang sehingga perlu pendataan kembali, karena alumni tersebar bukan hanya di Sultra tapi ada juga yang diluar Sultra bahkan ada yang diluar Negeri yang memang memiliki potensi yang baik di bidangnya. Dan pilar terakhir ialah pendidikan, yaitu bagaimana generasi SMAN 1 Kendari setelah kita akan kita lakukan pengembangan atau hubungan antar alumni berbagai angkatan bisa terjaga dengan baik, sehingga menggiring mereka di berbagai bidang apakah mau lanjut di perguruan tinggi atau membuka usaha yang tentunya mengasah potensi mereka,” paparnya.

Senada dengan itu perwakilan Dewan Alumni, Anton Timbang mengatakan mengapresiasi terbentuknya pengurus Forkom Alumni SMANSA “90” yang bisa membangun silahturahmi yang baik sesama alumni bukan saja alumni angkatan tahun 1990 tapi seluruh angkatan SMAN 1 Kendari.
“Dengan adanya kepengurusan ini bisa menjalin silahturahmi kepada seluruh pengurus yang ada baik yang ada di Sultra maupun diluar Sultra untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan positif seperti yang telah dilaksanakan yakni Raker yang mana salah satu programnya konsen sosial dengan kegiatan membantu panti asuhan dan masih banyak lagi kegiatan yang kita segera lakukan termasuk kita akan menyiapkan pujasera agar teman-teman bisa membuka usaha kecil maupun menengah, dan ini diharapkan bisa berjangka panjang,” ungkap Anton Timbang yang juga ketua Umum Kadin Sultra ini.
Usai pengukuhan kegiatan dirangkaian dengan buka puasa bersama dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dimasa pandemi.
Laporan : IJ



































