SULTRALINE.ID, KENDARI – Jelang Musyawarah Besar (Mubes) dan pemilihan Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 1 Kendari (Smansa) yang akan digelar pada tanggal 20 Februari mendatang. Salah satu bakal calon, Muhammad Isra menyatakan siap bersaing dalam perlehatan akbar tersebut.
Saat diwawancarai usai melakukan pendelegasian pada Minggu (7/2/2021), ia mengaku pencalonannya itu didukung oleh lintas angkatan dan mayoritas pendukung milenial.
“Terima kasih sebesar-besarnya saya ucapkan atas dukungan dari lintas angkatan dan mayoritas angkatan dari generasi milenial, yang memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi salah satu kandidat Ketua IKA Smansa Kendari,” ujar dia.
Selain sudah mengantongi persyaratan administrasi berupa rekomendasi dukungan angkatan, ia yakin bahwa visi berkolaborasi serta berkontribusi untuk Smansa Kendari yang lebih hebat di era digital akan disambut baik oleh para alumni.
“Sekali lagi saya sampaikan saya maju menjadi kandidat ketua mewakili pemikiran-pemikiran alternatif untuk merubah kebiasaan. Jadi kontestasi ini tentang ide, tentang gagasan serta bagaimana cara kita mengeksekusinya,” jelas Isra saat diwawancarai.
Lanjut dia, dengan berempati dan saling menginspirasi sesungguhnya landasan itu sangat penting untuk membangun budaya unggul.
Kunci membangun budaya unggul yang ia sebutkan adalah memaksimalkan waktu dan sumber daya yang dimiliki dan berani mengungkapkan serta menerima umpan balik yang jujur. Bahan bakarnya adalah kreatifitas dan inovasi.
Selain itu ia pun percaya penyelenggara yang dibentuk itu akan melaksanakn proses pemilihan secara profesional, transparan dan mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi.
Kendati forum mubes tersebut baru pertama kali akan dilaksanakan. Ia optimis bahwa didalamnya adalah kumpulan komunitas terdidik yang bangga menjadi bagian dari sejarah panjang SMA Negeri 1 Kendari.
“Ini ruang kita berelaborasi sesama alumni, menjaga marwah sebagai sebuah entitas besar tempat kita bersilatuhrahmi dan beromantisme. Tentu mubes pertama ini akan menjadi platform baik, jika prosesnya dilaksanakan dengan baik pula, dan akan menjadi contoh baik untuk generasi yang akan datang,” tandas alumni angkatan 2002 itu.
Usai pendelegasian, kedepannya prosesi tersebut tinggal menunggu pendaftaran sebagai bakal calon pada tanggal 12 Februari hingga 14 Februari mendatang.
Untuk diketahui, Muhammad Isra adalah Ketua K2S dan salah satu pegiat ekonomi kreatif. Hal itu ditunjukan dengan mengatongi jabatan sebagai Korda Indonesia Creative City Network (ICCN) Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.
Laporan : Ismar Indarsyah



































