SULTRALINE.ID, KENDARI – Kabinet Aktif Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (FPt UHO) mengadakan pelatihan inseminasi buatan dan pendampingan untuk 15 Mahasiswa.
Pelatihan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan para peternak agar dapat meningkatkan hard skill dan soft skill mahasiswa FPt UHO.
Jasman selaku Ketua BEM FPt UHO menyatakan bahwa potensi ternak di Indonesia sangat besar, terutama peternakan unggas. Jika dapat dikelola dengan baik, maka semakin banyak peternak yang berdaya dan masyarakat dapat mengonsumsi hewan ternak kualitas terbaik.
“Dengan inseminasi buatan, ternak yang dihasilkan dapat lebih unggul sebab peternak dapat menentukan jantan dan betina yang akan dikawinkan. Inseminasi buatan juga dapat menghemat biaya dan tenaga perawatan hewan ternak,” ujar Jasman, Minggu (6/12/2020).

Pelatihan diisi oleh Kak Risyan Salah satu Sarjana Lulusan Kampus Universitas Halu Oleo Fakultas Peternakan. Sebelum melakukan praktik, para peserta mendapatkan materi dari Kak Risyan.
“Alhamdulillah materi dan praktik yang diberikan sangat bermanfaat untuk mengembangkan peternakan saya,” ujar Ifan, salah seorang peserta mahasiswa FPt UHO Angkatan 2020.
Kegiatan tersebut merupakan program Pojok Kandang dari departemen Pengembangan sumberdaya Mahasiswa Kabinet Aktif BEM FPt UHO periode 2019-2020.
Sementara itu, Asril selaku Kordinator Departemen pengembangan sumberdaya Mahasiswa BEM FPt UHO) menyampaikan pada sambutannya bahwa “Program Pojok Kandang ini memiliki beberapa kegiatan yang alhamdulillah telah dilaksanakan yakni pelatihan pembuatan silase, pelatihan pembuatan mesin tetas, pelatihan Inseminasi buatan, dan kedepannya yang akan dilaksanakan yaitu pelatihan pembuatan pupuk organik.”

Laporan : TIM



































