• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Kamis, 8 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Geger ! Ketua DPP Bidang OKK , H. Amir Turun Gunung Gelorakan Partai Rakyat Indonesia
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
 
Home METRO KAMPUS

Tulisan Rektor USN Kolaka di Momentum Hari Guru Nasional

by SULTRALINE.ID
25 November 2020
in METRO KAMPUS, NEWS, USN KOLAKA
0

(Rektor USN Kolaka, Dr Azhari/Foto Istimewa)

588
SHARES
904
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

SULTRALINE.ID, KOLAKA – Hari ini, 25 November 2020 merupakan Hari Guru Nasional. Untuk mengingat dan menghargai jasa para pendidik. Sejarah Hari Guru Nasional tidak lepas dari Keputusan Presiden (Keppres) nomor 78 tahun 1994.

Dalam Keppres tersebut dijelaskan pertimbangan penetapan 25 November sebagai Hari Guru Nasional. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan nasional terutama peningkatan kualitas manusia Indonesia.

Selain itu, 25 November telah diperingati sebagai hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Penetapan Hari Guru Nasional pada 25 November adalah wujud penghormatan pada guru.

Guru juga biasa disebut pahlawan tanpa tanda jasa. Dalam memperingati hari guru Nasional yang ke 75 tahun, Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Dr. Azhari membuat sebuah tulisan untuk memberikan penghargaan kepada semua guru yang telah mendidik anak bangsa.

Azhari memang dikenal sebagai akademisi yang getol menulis ditambah lagi ia memiliki latar belakang pendidikan STPDN yang sekarang dikenal Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia juga pernah dinobatkan sebagai salah satu Rektor termuda pada tahun 2014 silam. Sosoknya yang bersahaja membuat dirinya ditasbihkan salah satu tokoh pendidikan Sultra.

Berikut isi tulisan Rektor USN Kolaka di Hari Guru Nasional yang diunggah di media sosialnya (Facebook) :

SELAMAT HARI GURU

Azhari: Melintasi Jalan Pengabdian Para Budiman.

Selamat Hari Guru, untuk para Guruku yang saat ini masi sehat, semoga Allah menyehatkan selalu kalian di Sisa waktu pengabdian dimuka bumiNya Ini. Kepada para Guruku yang telah mendahului berpulang, Semoga Allah menjadikan kubur kalian sebagai bagian dari taman taman Surgawi.

Sy punya banyak Guru. Guru SD Neg. 4 Mawasangka, Guru SMP Neg. 1 Mawasangaka, Guru SMA Neg. 1 Mawasangka, Guru Guruku di STPDN, Guru Guruku di Pasca Sarjana MAP UGM dan Program Studi Antar Bidang S3 UGM, Para Pembimbing dan penguji Skripsi, Tesis, Disertasiku. Guru mengajiku, Guru Olahraga beladiriku, Guru Guru Agamaku, Guru Guru yang memberi nasehat kehidupan pada saya. Terlalu banyak Guruku untuk disebut, tetapi terlalu sedikit untuk berhenti berguru dalam khazana lautan Ilmu yang tak bertepi ini.

Saat mulai belajar ilmu pengetahuan, ayahku yang adalah Guru utamaku, menyetir kata bijak warisan para Guru di negeri kami: ” peelu mini, Guru momondo mosusuakana dala, ne upakawakamo maka membalimpu mori matangka amondo te katandaina”. Carilah guru yang lengkap dalam ilmu dan perilaku, bila ketemu jadilah murid yang kuat dalam fisik dan jiwa serta kuat akan ingatan atas laku dan nasehatnya.

Guru adalah pribadi yg diguguh dan ditiru. Menjadi guru bukanlah hanya mentransfer pengetahuan umum, tapi juga menjadi contoh akan tingka laku keseharian kepada anak didik. Ya Setiap kita yg dewasa apalagi telah berumah tangga adalah guru. Guru buat anak2 kita. Karena anak adalah pencontoh dan penduplikat kuat dari perilaku orang tuanya dirumah. Saat anak telah berumur cukup utk belajar kepada orang lain, maka tugas orang tua mencari orang yg tepat untuk menitipkan anak2nya belajar ilmu dan adab. Manakala mereka telah beranjak dewasa maka nasehat tadilah yg terucap. Carilah guru yang baik dalam ilmu dan lakunya. Kuatlah engkau menerima pedisnya nasehat gurumu, kuatlah engkau menjadi pengikut setia pada setiap langka gurumu. Lalu ingat dan simpan baik2 apa yg engkau lihat dan dengar darinya.

Menjadi guru yg menjiwai tugasnya itu berat. Apalagi dizaman ini. Zaman yg serba materialis dan hedonis. Zaman yang ilmu apapun dapat dipelajari sendiri lewat google. Zaman yg penghargaan atas proses menjadi terabaikan, karena yang instan juga banyak. Zaman yang pencarian akan arti kesejatian diri yang mati lalu hidup dan selanjutnya pasti mati dan akan hidup lagi, semakin menjadi jalan sunyi, yg tidak lagi diminati oleh banyak orang. Ya zaman yg berubah cepat, semakin hari semakin canggih.

Tapi secangih canggihnya zaman dan tekhnologi, tetap akhirnya akan mati dan dihidupkan lagi. Sebab bila bila mati lalu lahir utk kemudian berusaha merengkuh dunia yg sesa’at ini, lalu kemudian mati lagi tanpa ada hidup setelah mati, maka buat apa ada rasa baik dan buruk, senang dan susah, marah dan ceriah. Karena dari proses rasa itu lahirlah kebutuhan akan keteratutan, dari kebutuhan akan keteraturan itu maka timbullah berbagai UU. Utk apa semua itu bila proses kehidupan dan kematian kita hanya seperti daun yg bertumbuh, hijau menguning lalu jatuh dan melebur bersama tanah, utk kemudian tiada. Kita hidup karena memang berproses dan akhir proses itu adalah hidup lagi utk selamanya. Mari kita persiapkan hidup nanti yg selamanya, saat hidup yg sementara ini.

Hampir 16 tahun lamanya, sy menelusuri jalan pengabdian ini. Senang, bangga, sedih, gundah bahkan juga air mata yg berlari menitik disela kesendirian, menghadap Sang Pengatur segala rencana. Berbisik lirih dikesunyian malam, “Rabb Engkau Maha Tahu, sejak aku pandai menyebut cita cita, aku tak pernah menyebut untuk menjadi kepala sekolah, aku juga sekolah, disekolah yg bukan untuk menjadi begini, Tapi TakdirMu lah, yg mengantarkan aku disini. Maka bimbinglah aku yg lemah dan sendiri ini, aku hanya punya Engkau disini. Aku tak akan bisa apa apa tanpaMu. Maka jangan tinggalkan aku, aku coba berlari kejalanMu, tapi aku mahluk yg lemah yg Engkau kuasakan pula atas jenisku mahlukMu dari jenis lain yg gaib dari jenisku, untuk menggangguku, membujuku agar aku lalai dariMu. Tanpa ampunanMu sy hina, tanpa keyakinan akan janjimu sy akan terhanyut”.

Ya 16 tahun lalu, sy menapaki jalan para budiman ini, sungguh bukan atas rencanaku, bukan pula atas keinginanku. Tapi atas perintah dari orang tua yg menjadi pimpinanku saat itu. Mesti bertanggungjawab atas misi yg telah saya tuliskan untuknya, akan menjadikan STKIP menjadi Unibersitas. Setelah jadi bupati, beliau minta saya tunaikan janji itu. Perjalanan itupun dimulai. Pengalaman itupun dijalani. Berbagai rasa itupun dirasai.

Ya. Seorang yg baru berumur 27 tahun menapaki karier menjadi pimpinan sekolah para sarjana yg akan menjadi Guru. Sy mungkin sukses sebagai manajer karena janji ditunai, STKIP menjadi Universitas, bahkan Universitas itupun kini menjadi milik negara. Bahkan telah pun terijabah doa untuk membangun di pulau tempat sy terlahir. Niat utamanya hanya satu, sebanyak banyaknya anak anak kurang mampu dikampung kampung itu bersekolah dengan biaya murah, bila mungkin beasiswa. Bangunan bangunan pun, telah berdiri megah, menggantikan gedung gedung kuliah berdinding papan saat pertama sy masuk. Mahasiswaku yg awalnya banyak yg berumur diatasku, kini berganti anak anak belia yg penuh cita dan energi.

Ya sampai disini mungkin sy bisa dibilang sukses sebagai manajer. Tapi sebagai guruh saya belum layak menyandang sebutan itu dengan lapang. Guru adalah di guguh dan ditiru. Sy tau sy belum layak diguguh oleh yg muda. Secara lahir mungkin sy, bisa berkata kata dgn lancar tanpa hambatan, sebagai imbas berderetnya titel sekolah formal yg saya jalani. Tapi secara batin, secara keihlasan, secara kesadaran diri, saya belumlah cukup menjadi seorang yg budiman dan berilmu. Karena itu, sy pun masi selalu ingin berguru kepada setiap yg budiman. Semoga Allah mengirimkan padaku lagi Guru Guru yang budiman, untuk menjalani sisa waktu didunia menuju pada keabadian hidup yang sesungguhnya.

#SELAMAT HARI GURU KE 75 TH 2020#
#JANGAN PERNAH LELAH BERBUAT YANG BERGUNA UNTUK YANG LEMAH#
#MARI MENEMPATKAN GURU PADA TEMPATNYA#
#SALAM TAKZIMKU UTK PARA GURU DIMANAPUN#

Itulah tulisan singkat Rektor USN Kolaka yang patut kita petik di momentum hari guru, agar kedepannya dunia pendidikan kita dari tahun ke tahun semakin meningkat.

 

SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Geger ! Ketua DPP Bidang OKK , H. Amir Turun Gunung Gelorakan Partai Rakyat Indonesia

Geger ! Ketua DPP Bidang OKK , H. Amir Turun Gunung Gelorakan Partai Rakyat Indonesia

by SULTRALINE.ID
7 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KONAWE Untuk mewujudkan Indonesia sehat dengan berolah raga Ketua dpp bidang okk h.amir pulang kampung menghadiri dan meresmikan penggunaan lapangan...

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Next Post

Diterima Jadi Prajurit TNI AD, Buah Manis Perjuangan Anak Tukang Ikan Keliling di Kendari

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3597 shares
    Share 1439 Tweet 899
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    621 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In