• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home INFO DAERAH

Menakar Kengototan Gubernur dan Forkopimda Menyetujui Masuknya 500 TKA China di Bumi Anoa

by SULTRALINE.ID
17 Juni 2020
in INFO DAERAH, INFO KOTA, NEWS
0
589
SHARES
906
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

 

SULTRALINE.ID, KENDARI – Dalam masa pendemi Covid 19 ketakutan kita tidak hanya berkutat pada pada virus corona, ada ketakutan yang lebih besar lagi yaitu pada pemegang otoritas kekuasaan atau pemangku kebijakan dan nyatanya terjadi pada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( FORKOPIMDA ) Provinsi Sulawesi Tenggara ( Sultra ) telah menyetujui rencana kedatangan 500 Tenaga Kerlja Asing (TKA) Asal china di kawasan industry kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe.
Hal ini di sepakati usai rapat kordinasi (Rakor) Bidang Ketenagakerjaan di aula Merah Putih. Rumah jabatan Gubernur Sultra ( Sultra ). Jumat 12 Juni 2020 lalu . Hal tersebut seakan sebagai momok yang menakutkan untuk masyarakat apa lagi masih proses pencegahan dan penanganan Virus Corona ini. Sungguh ironis , kita sangat di buat cemas dan respon pemerintah dalam situasi pendemi ini. Mereka seolah menempatkan wabah ini sebagai peluang untuk kepentingan kelompok dengan otoritas yang mereka miliki untuk meraup keuntungan sebanyak banyaknya.

 

Rasmin jaya selaku pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) bidang menteri kajian b dan advokat pergerakan mahasiswa menyoroti, Pemerintah Provinsi Sulawesi justru memanfaatkan pendemi ini dengan berupaya dan terus memaksakan keadaan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi sebesar besarnnya dan peluang pasar untuk melanggengkan kapitalime atau pemilik modal mengeruk hasil kekayaan SDA dan masyarakat sulawesi tenggara kita di himbau untuk tidak takut dan resah tetapi gambaran realitasnya kita membawa kesadaran lain untuk ragu bahkan tidak percaya terhadap tindakan kekuasaan atau pemangku kebijakan hari ini seperti Guberbur Sulawesi Tenggara yang kadang kadang kontraversi pernyatanya terhadap 500 TKA asal china .
“Apa yang saya lihat dan ingin saya katakan bahwa sesungguhnya yang menjadi garda terdepan untuk mengatasi setiap ancaman wabah bukanlah hanya di titip beratkan sama tenaga medis atau sebagian elemen masyarakat akan tetapi keputusan politik / pengambilan kebijakan. ketidakberpihakan keputusan politik ke masalah kesehatan warga atau hal hal yang di anggap penting mengakibatkan malapetaka atau mengakibatkan banyak korban yang berrjatuhan akibat wabah yang terus menjangkit, kurangnya peralatan kesehatan , kurangnya penyediaan pangan dan sembako dann tenaga medis juga bekerja dengan perlengkapan yang tidak aman,” ungkapnya, Rabu (17/6/2020).

 

 

Menurutnya, Jika pemerintah Sulawesi Tenggara sejak awal membuat keputusan politik secara tegas untuk mencegah persebaran Covid 19 dan melakukan penolakan terhadap Tenaga Kerja Asing ( TKA ) maka wabah ini tidak akan menjangkit banyak orang . Selain juga jika jauh jauh hari tersediah dana public untuk riset kesehatan dan untuk penyediaan perlengkapan medis maka persebaran virus akan lebih muda di atasi bahkan di cegah penularannya .
“Oleh karena itu permasalahan wabah dan masuknya TKA China seakan menjadi kombinasi yang menakutkan yang mengancam kehidupan manusia saat ini berkaitan erat dengan permasalahan kekuasaan atau pemegang pemangku kebijakan. Apalagi dengan semakin banyak pembukaan lahan tambang akan semakin merusak habitat alami patogen adalah akibat keputusan politik juga yang memberikan akses bagi pembabatan hutan untuk di jadikan arena pertambangan . hal ini semena sema dapat mengancam ruang hidup manusia bahkan ekologi , inilah yang tidak di lihat dari sisi kemanusiaanya Analisis Dampak Lingkunganya ketika terus terusan mengizinkan TKA masuk di provinsi Sulawesi tenggara,” cetusnya.
Tak berhenti disitu, masih kata Rasmin Jaya, Pemahaman tentang hubungan antara Wabah, TKA dan keputusan politik pengambil kebijakan membawa masyarakat secara spontan menyatakan ketidakpercayaanya kepada kelas penguasa khususnya Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi. “Oleh karenannya kita perlu bertanya . apa yang membuat pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan tindakan yang mengabaikan pencegahan penyebaran Wabah hingga menggangap wabah kini tidak menjadi masalah yang serius dan sebagai pemegang otoritas kekuasaan lebih mengdepankan kepentingan pribadi di banding rasa kemanusiaan demi menjaga stabilitas perekonomian di banding keselamatan Masyarakat sulawesi Tenggara,” katanya.
Rasmin lagi berujar, ternyata banyaknya korban yang terdampak tidak lantas tidak menyadarkan kelas penguasa terntang pentingnya mengedepankan langkah langkah kemanusiaan. Kelas penguasa memiliki hukum berpikir dan bertindak sendiri tergantung kelas sosial mana yang secara dominan mempengaruhinya dan hal tersebut tak lagi dari seorrang penjilat . Sungguh , tarik ulur kepentigan tumbuh subur di tengah pendemi ini . Apalagi bagi para pemodal dan investor dengan tetap menjalankan aktivitas ekonomi dan penambangan di tengah wabah memungkinkan mereka untuk terus berakumulasi , mengeksploitasi seluruh kekayaan alam yang ada di bumi anoa sulawesi tenggara ini .
“Sehingga dalam carut marutnya ketakutan karena Covid 19 para penguasa bahkan sebagian kelompok terjebak dalam konflik kepentingan sehingga tidak mengedepankan lagi asas kemanusiaan yang semestinya menjadi prioritas. Dominannya kekuatam modal dari TKA China dalam tempat pengabilan keputusan membuat hasil dari kebijakan pemerintah lebih banyak searah dengan kepentingan pemodal . Hal Ini nampak dari beberapa hari yang lalu dengan semangat menarik investor / TKA sebanyak banyanya untuk laju pertumbuhan dan perkembangan perekonomian tetapi hal tersebut mengesampingkan entitas entitas lain semestinya itu berharga untuk kelanjutan hidup umat manusia seperti hutan , udara , hal tersebut perlu di jaga agar tidak tercemari,” paparnya.
Kelas penguasa tak akan betul betul paham, Kekacauan akibat krisis ekonomi tidak akan akan di inginkan oleh mereka penguasa siapapun karena dia akan berpegang teguh pada modal sebagai investasinya dan apabila itu tidak berjalan maka kerugian akan di alaminya. Pada konteks ini nampaknya kita akan sudah mulai melihat berbagai parodi kekuasaan yang bertujuan membuat suasana tetap kondusif sembari tetap menjalankan kepentingan ekonomi sungguh ironis.

 

“Teater parodi kekuasaan pada kenyatannya kental muatan politis dan inilah yang selalu menjadi kekhawatiran buat kita semua masyarakat khususnya Sulawesi Tenggara. Dorongan akumulasi dan masuknya TKA tidak hanya membawa ancaman wabah semakin dekat dengan manusia bahkan lebih jauh lagi merapuhkan kekebalan tubuh sosial , pengangguran struktural , ketimpangan struktural bahkan ekologi akan menjadi ancaman bagi kita semua,” tukasnya.
Dan tak lupa juga Ketua Bidang Mentri Kajian Advokasi Dan Pergerakan Mahasiswa inj bertutur bahwa banyak orang mengira ketidakmampuan kekuasaan dalam menangani bencana Covid 19 ini adalah sebagai tragedi namun jika kita melihat lebih jeli dan kritis ketidakmampuan itu adalah klelucon apa lagi dengan wacana masuknya TKA lagi , karena kita seolah tidak pernah belajar dari kegagalan sebelumnya .
“Olehnya itu kita di hadapkan dengan dua pilihan berubah atau musnah, jika kita tetap mempertahankan sistem ekonomi dan politik yang berlangsung saat ini maka kehancuran Bumi Anoa Sulawesi Tenggara semakin dekat sementara jika kita berupaya mengubah sistem ekonomi dan politik yang berpihak pada kemanusiaan dan lingkungan hidupnya maka kita akan terhindar dari marabahaya dan lebih dari itu kita akan mengentikan kebrutalan modal yang akan menghancurkan bumi. Hal ini yang sepatutnya kita jaga bersama dan terus menggalang kekuatan massa agar bumi kita lekas pulih dari berbagai ancaman supaya masyarakat biusa hidup berdampingan lagi aman , damai dan tentram. Jika penguasa tak betul sadar tunggu kemarahan rakyat akan terus mengkristal dan terakumulasi hingga menjadi ledakan besar sebab perjuangan tak akan pernah berhenti sampai keadilan di tegakan setegak tegaknya,” tutupnya.

 


Laporan : TIM

Tags: SultraTKA
SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post

HMI cabang Raha Nyatakan Mosi Tidak Percaya Kepada Gubernur Sultra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3589 shares
    Share 1436 Tweet 897
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In