SULTRALINE.ID, KENDARI – Sebanyak 8247 mahasiswa dari 17 fakultas di Universitas Halu Oleo mengikuti Pendidikan Karakter Bela Negara. Pendidikan karakter ini merupakan implementasi program Nawa Cita yang dilaksanakan atas kerjasama Kemenristekdikti dan Kementerian Pertahanan RI.
Menurut rencana kegiatan yang dilaksanakan dengan melibatkan TNI dan Polri digelar mulai, Jumat 8 hingga 11 Desember 2017 di Universitas Hal Oleo.
Retor UHO, Prof Zamrun dalam sambutan pembukaan Pendidikan Karakter Bela Negara 2017 menjelaskan, pendidikan karakter ini merupakan kegiatan prioritas universitas di akhir tahun 2017.
“Semoga dalam memasuki tahun 2018 kita bisa memberi semangat, pengetahuan, dan jiwa yang baru untuk menatap masa depan kita, dan Universitas Halu Oleo, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” papar Mantan Dekan FMIPA UHO ini.
Ia juga berharap, agar mahasiswa UHO dapat menjaga nama baik program studi, menjaga nama baik fakultas dan universitas.
Ditemui ditempat yang sama, Ketua Panitia Pendidikan Karakter Bela Negara, La Ode Santiaji Bande menjelaskan, tujuan pendidikan yakni untuk memberikan pembekalan bagi mahasiswa baru agar memahami betapa penting berbangsa dan bernegara dalam cinta tanah air, lingkungan, dan masyarakat.
“Kami juga memperkenalkan tata kelola perguruan tinggi dalam hal ini peraturan akdemik agar mahasiswa dapat memahami kewajiban dan tanggung jawabnya kalau mereka melanggar peraturan akademik,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, dalam pelaksanaan ini panitia UHO dibantu, TNI perwakilan tiga matra dan Polri khususnya dalam pengenalan materi cinta tanah air. Rencananya, dari TNI AD akan membawakan materi tentang tatanan dasar bela negara dan sistim pertahanan semesta, TNI AL dan AU memberikan materi tentang wawasan kebangsaan.
“Sedangkan dari Polri mereka memberikan materi tentang nilai kebangsaan dari empat konsesus dasar kebangsaan, yaitu nilai pancasila dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Laporan: La Sangka
Editor: Taufik Quraiz Rahman



































