SULTRALINE.ID, KENDARI – Setelah Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi melantik Asmawa Tosepu sebagai Penjabat (Pj) Walikota Kendari di Rujab Gubernur Sultra, pada Senin 10 Oktober 2022 pukul 15.30 WITA. Beragam komentar warga bermunculan, mengingat ini di awal pemerintahannya di Kota Kendari. Besarnya animo warga kota kendari agar PJ walikota saat ini dapat segera bekerja dengan gagasan gagasannya dalam mengelola kota khususnya gagasan nya membangun kota.
Chiko Atman (45) yang juga merupakan aktivis sosial dan ketua forum relawan Jokowi Sultra di jumpai ditengah kesibukan di salah satu warung kopi menuturkan saat ini di waktu yang sangat pendek berharap PJ Walikota kendari dapat bergerak cepat dalam mengelola sistem pemerintahan kota kendari yang lebih revolusioner meski waktunya sangat singkat.
“Agar bapak Pj membangun kota kendari kedepannya dengan pola partisipasi melibatkan warga dan stakeholder yang lainnya, mari pak walikota bangun kota kendari di atas kepentingan warga kendari bukan di atas kepentingan politik yang justru akan membuat terbelahnya warga kota kendari,” ungkap chiko atman.
Chiko atman juga menambahkan dengan segudang pengalaman Asmawa Tosepu di tempat tugasnya sebelumnya, sebab kata ia, hanya orang yang berpengalaman yang dapat membangun kota kendari yang kita cintai ini.
Chiko atman yakin kemampuan Pj Walikota dapat berbuat yang lebih baik untuk warga Kota Kendari. Tidak lupa Chiko atman juga mengajak warga Kota Kendari untuk bahu membahu membantu Pj Walikota dalam melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan Pemimpin sebelumnya
“Serta menyukseskan pembangunan yang sudah ditorehkan sebelumnya Walikota dan Wakil Walikota Kendari, Bapak H. Sulkarnain Kadir dan Ibu Siska Karina Imran,” pungkasnya.
Sementara itu di tempat yang lain Bahri (53) yang berprofesi sebagai sopir dalam kota menjelaskan ke awak media, bahwa
Pj Walikota Kendari sebaiknya selalu melakukan sidak kantor kantor OPD pemerintahan kota kendari.
“Saya pikir harus ada terobosan yang dilakukan, agar jangan lagi ada pemimpin yang mengeluarkan kebijakan hanya karena mendengar sepihak para pembisik. Kita perlu pemimpin yang adil berdiri diatas kepentingan seluruh golongan,” tegasnya.



Sekedar informasi, saat ini Asmawa Tosepu merupakan Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Sebelumnya, Asmawa Tosepu adalah Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendagri. Ia juga merupakan Ketua Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan atau DPP IKAPTK Sultra.
Asmawa lahir di Wonggeduku 15 Oktober 1974 dan menghabiskan masa kecilnya di Kabupaten Konawe.
Laporan : Johan



































