• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home NEWS

Wamen LHK Mendorong Paludikultur di Tengah Pandemi Covid-19 dan Ancaman Karhutla

by SULTRALINE.ID
26 Juni 2020
in NEWS
0
585
SHARES
900
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

 

SULTRALINE.ID, NASIONAL – Peran Strategis Paludikultur di lahan gambut disebut menjadi sebuah pilihan menjanjikan untuk perbaikan dan restorasi gambut disamping juga berkorelasi positif pada reduksi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menguatkan ketahanan pangan nasional, mitigasi iklim, dan menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar. Hal ini terungkap pada Webinar Paludikultur di Tengah Pandemi Covid-19 dan Menjelang Musim Kemarau 2020 yang menghadirkan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong sebagai pembicara kunci (keynote speaker), (25/6).

Paludikultur sebagai sebuah konsep budidaya tanaman di lahan gambut tergenang tentu memiliki implikasi positif pada keberlanjutan lahan gambut, salah satunya pada pengendalian karhutla, karena membasahi lahan gambut (rewetting) merupakan syarat utama mengurangi potensi karhutla di areal gambut. Gambut yang tidak terbakar juga akan mengurangi pelepasan gas rumah kaca, sehingga menjadi salah satu pendorong upaya mitigasi perubahan iklim.

“Dengan Paludikultur dapat mereduksi karhutla, karena Paludikultur mensyaratkan kondisi lahan yang tetap basah dan lembab, maka lahan gambut yang basah ini akan mencegah gambut mudah terbakar akibat kekeringan pada musim kemarau,” ucap Wamen Alue Dohong dalam paparan kunci-nya di Webinar tersebut.

Namun demikian Wamen Alue menekankan yang utama dari Paludikultur adalah untuk menyelamatkan ekosistem gambut dengan mendorong penanaman tanaman endemik kawasan gambut baik tanaman keras/pepohonan maupun tanaman semusim/budidaya. Tanaman yang dibudidayakan dalam konsep Paludikultur disebutnya harus mampu mendorong terbentuknya gambut baru melalui akumulasi sisa biomassa dari budidaya dengan konsep Paludikultur, yang akhirnya akan memperbaiki ekosistem gambut terdegradasi. “Yang paling penting itu harus berkontribusi pada pembentukan gambut, kalau tidak kita belum bisa sebut sebagai Paludikultur,” imbuhnya.

Dirinya menjelaskan jika saat ini telah tercatat sekitar 534 jenis spesies tanaman endemik lahan gambut seperti sagu, ramin, jelutung, belangiran, gelam, dan lain sebagainya, dan juga ada 81 jenis jumlah tersebut diatas merupakan jenis hasil hutan bukan kayu (HHBK) seperti purun, kangkung, pakis-pakisan dan lain sebagainya yang merupakan jenis yang dapat dikembangkan dalam Paludikultur. Diluar jenis-jenis endemik disebutnya tidak cocok disebut Paludikultur. “Mis-konsepsi dan mis-interpretasi tentang Paludikultur kerap terjadi, yaitu mengartikan semua tanaman yang bisa hidup dan bertahan tumbuh di gambut dianggap Paludikultur, seperti tanaman kopi arabika, nanas, karet dan kakau,” jelasnya.

Mis konsepsi ini disebutnya malah akan mengancam keberlanjutan ekosistem gambut kedepan, karena budidaya tanaman tersebut membutuhkan kondisi lahan gambut yang harus dikeringkan atau di drainase agar bisa tumbuh.

Selanjutnya di tengah Pandemi Covid-19 ini Paludikultur disebut Wamen dapat menjadi sebuah peluang untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Banyak jenis-jenis tanaman Paludikultur yang bisa jadi sumber pangan kita. “Di masa Covid ini banyak negara melakukan kebijakan pemenuhan kebutuhan pangan domestiknya dari pada dieksport ke
luar negaranya. Sehingga Indonesia harus melakukan hal yang sama terkait ketahanan pangan kita. Paludikultur ini bisa menjadi bagian dari kebijakan tersebut,” ujarnya.

Saat ini pemerintah juga sedang menggodok kebijakan pengembangan food estate di lahan eks Pengembangan Lahan Gambut (PLG) 1 juta hektar di Kalimantan Tengah. Dengan food estate tersebut Pemerintah akan melakukan pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, perikanan bahkan peternakan di suatu kawasan. “Jadi tidak benar jika ada anggapan bahwa seluruh kawasan eks PLG akan dibuka kembali seluruhnya lahan sawah, karena Pemerintah sangat paham dan mengerti bahwa gambut-gambut dalam tidak akan cocok untuk tanam padi, melainkan akan dipulihkan dan dikonservasi,” tegas Wamen.

Akhirnya Wamen pun mengajak semua pihak untuk bersinergi melakukan kajian-kajian untuk menentukan jenis-jenis tanaman Paludikultur yang mampu mendukung ketahanan pangan nasional, hal ini merupakan jembatan menjaga kelestarian ekosistem gambut yang akan berkontribusi banyak pada penurunan karhutla, meningkatkan perekonomian dan kesehatan masyarakat serta berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim. (adm)

Tags: Covid-19KarhutlaKLKH
SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post

RRI Kendari dan RAPI Sultra Jalin Kerjasama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3593 shares
    Share 1437 Tweet 898
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In