SULTRALINE.ID, KENDARI – PT Bintang Internasional kini hadir di Kota Kendari. Hadirnya perusahaan yang bergerak di bidang aksesoris handphone tersebut pasalnya memunculkan rasa khawatir akan mempengaruhi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kendari.
Dalam menangani hal tersebut, Pemerintah Kota Kendari akan melakukan pertemuan antara pelaku UMKM Kota Kendari dengan pihak PT Bintang yang dijadwalkan akan dilaksanakan hari ini 4 Agustus 2022.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengharapkan melalui pertemuan tersebut terdapat solusi dari rasa khawatir masyarakat yang merasa terancam dengan hadirnya PT Bintang.
“Nanti mereka bisa dapat penjelasan langsung dari pihak PT Bintang,” ungkap Sulkarnain Rabu (3/8/2022).
Bahkan kata dia, melalui pertemuan itu akan ada kesepakatan terkait hal-hal yang dapat menjawab kekhawatiran mereka. Sekaligus kesempatan untuk PT Bintang dalam menyampaikan rencana bisnis mereka di Kota Kendari, sehingga tidak bertabrakan dengan kepentingan para UMKM.
Ia juga mengaku, pemkot Kendari akan memberikan perlindungan kepada UMKM. Hanya saja tidak boleh sepihak.
“Makannya kita akan pertemukan. Kan kemarin saya minta, waktu demo itu mereka mengatakan ada penolakan di berbagai daerah. Sampai hari ini belum ada pembuktian bahwa terjadi penolakan di berbagai daerah, yang ada itu yg sifatnya baru pernyataan-pernyataan dari beberapa pihak,” bebernya.
Olehnya itu, menurutnya berdasarkan dari beberapa pernyataan tersebut belum cukup untuk mengambil keputusan dalam hal penolakan.
“Tidak dalam arti bebas ya, tapi kemudian kita mensyaratkan agar mereka kalau pun masuk investasi di Kota Kendari karena memang tidak bisa kita halangi,” jelasnya.
Terlebih kata dia, dengan adanya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang sekarang ini. Akan tetapi pihaknya mencari jalan tengah agar kehadiran mereka tidak mengancam keberlangsungan UMKM di Kota Kendari.
Perlu di Ketahui, sebelumnya, komunitas pelaku usaha di Kota Kendari melakukan aksi unjuk rasa menolak hadirnya PT Bintang Internasional di Kota Lulo pada 25 Juli 2022 lalu.



































