SULTRALINE.ID, MUNA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna menggelar rapat paripurna untuk peresmian dan pengambilan sumpah janji tiga pimpinan definitif masa jabatan 2024–2029.
Acara ini digelar di Aula Utama Gedung DPRD Kabupaten Muna, Prosesi pengambilan sumpah/janji pimpinan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Raha, Achmad Wahyu Utomo, yang berlangsung dengan khidmat pada Selasa (19/11/2024).
Pelantikan ini mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 100.3.3.1/419 Tahun 2024 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Kabupaten Muna.
Adapun ketiga pimpinan tersebut adalah:
1. Muhammad Rahim, S.I.Kom sebagai Ketua DPRD.
2. Muhammad Natsir Ido sebagai Wakil Ketua DPRD.
3. La Ode Gerson Kadaka, S.T. sebagai Wakil Ketua DPRD.
“Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal pengucapan sumpah atau janji. Ditetapkan di Kendari pada 14 November 2024 oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol (Purn) Dr. HC. Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H.,” jelas Sekretaris DPRD Muna, La Kore.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Muna yang baru dilantik, Muhammad Rahim, menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara kolektif dan bertanggung jawab.
“Jabatan ini adalah amanah rakyat yang harus kami emban dengan penuh tanggung jawab. Kami mengharapkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk anggota dewan yang terhormat, agar dapat bekerja bersama untuk kemajuan daerah,” ujar Rahim.
Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Muna, Yuni Nurmalawati, melalui Sekretaris Daerah Eddy Uga,mengucapkan selamat kepada pimpinan DPRD yang baru. Ia berharap kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah semakin erat.
“DPRD adalah mitra strategis pemerintah daerah yang memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Kami yakin DPRD akan berkomitmen mewujudkan visi Muna yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya.
Eddy juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang harmonis antara DPRD dan pemerintah daerah agar program-program yang direncanakan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Dengan komunikasi yang harmonis, kita dapat mengatasi tantangan bersama untuk mewujudkan Muna yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutup Eddy.
Penulis: Baharuddin



































