SULTRALINE.ID, KENDARI – Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, Sulawesi Tenggara terus melanjutkan program pelatihan berbasis kompetensi (PBK) institusional non boarding yang telah memasuki tahap kesepuluh.
Pelatihan kali ini kembali dibuka langsung oleh Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu bertempat di aula balai latihan kerja, jum’at 2 Oktober 2020.
Terdapat 6 kejuruan yang menjadi sasaran pengembangan keterampilan seperti pembuat roti, kecantikan kulit dan rambut, akuntansi junior, SMAW 3G, pemograman web, dan asisten pembuat pakaian.
Kepala BLK kendari mengungkapkan tujuan dari pelatihan berbasis kompetensi ini selain untuk mengembangkan keterampilan peserta, juga ingin membantu pemerintah daerah mendorong adanya sumber daya manusia yang kreatif dalam menyediakan lapangan kerja baik untuk diri sendiri mau pun untuk orang lain.
“Kedepannya pelatihan semacam ini masih akan terus di laksanakan sampai akhir bulan desember 2020 dengan target peserta sebanyak 2.700 orang, melampaui target yang sebelumnya direncakan bersama dirjen kementerian tenaga kerja yakni kurang lebih sebanyak 1.800 peserta,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ini sebagai komitmen dalam menciptakan sumber daya terampil, BLK Kendari akan terus mengawal peserta baik saat mengikuti pelatihan maupun setelah selesai.
“Kita berharap kepada seluruh peserta PBK untuk benar-benar memanfaatkan pelatihan ini dengan baik sehingga BLk Kendari dapat mencetak tenaga kerja yang terampil dan kompeten sesuai dengan permintaan pasar industri di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.
Sekedar informasi, BLK Kendari telah melaksanakan PBK institusional non boarding sembilan tahap, selain itu BLK juga di masa awal-awal Pandemi Covid-19 pihaknya telah berkontribusi nyata dengan melaksanakan Pelatihan Tanggap Covid-19 sebanyak lima tahap yang hasilnya berupa puluhan ribu masker, ratusan wastafel dan ribuan makanan siap saji yang dibagikan ke masyarakat.
Laporan : Yudin



































