SULTRALINE.ID, KENDARI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dalam rangka Pemilu serentak tahun 2024, di Hotel Zahra, Selasa (11/4/2023)
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu mengundang berbagai unsur dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi, organisasi Kepemudaan, ormas, serta insan pers.
Sosialisasi ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat agar ikut serta aktif dalam pengawasan partisipatif dalam Pemilu 2024 mendatang, sehingga masyarakat turut serta melakukan pengawasan untuk pemilu yang demokratis dan berkualitas.
“Sosialisasi pengawasan partisipatif merupakan salah satu tugas Bawaslu sesuai Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu bahwa dalam menyukseskan pemilu wajib melibatkan masyarakat. Nah inilah yang coba kita lakukan, pengawasan pemilu kenapa kita butuhkan partisipatif karena memang dari aspek sumber daya manusia kami sangat terbatas. Oleh karena itu bagaimana kita membangun pengawasan partisipatif, sehingga masyarakat setiap individu itu mengawasi dirinya sendiri. Kalau itu berjalan dengan baik saya kira pemilu ini tanpa pelanggaran,” ungkap Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinuddin.
Ketgam: Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinuddin didampingi Anggota Bawaslu La Ode Hermanto.
Sahinuddin berharap pengawasan partisipatif dengan melibatkan semua unsur kedepannya masyarakat mampu memberikan informasi terhadap dugaan pelanggaran, bahkan masyarakat berani melaporkan pelanggaran pemilu ke Bawaslu.
“Karena mereka ini perwakilan-perwakilan dari elemen masyarakat yang kemudian mampu menularkan ini pada komunitas maupun masyarakat pada umumnya, sehingga menciptakan pemilu yang demokratis dan berkualitas,” pungkasnya.
Ditempat yang sama salah satu peserta, Ketua BEM Universitas Halu Oleo (UHO) Abdullah Alhayad Arafah, merespon baik dengan adanya kegiatan sosialisasi yang diadakan Bawaslu Kota Kendari dalam menghadapi pemilu serentak 2024 mendatang.
Apalagi, kata ia, pemilu kedepannya dikhawatirkan berpotensi terjadinya pelanggaran dan kecurangan.
“Jadi sangat baik untuk pengawasan pemilu kedepannya,” ujarnya.
Menurutnya, peran mahasiswa dalam pengawasan pemilu sangat penting dalam menciptakan pemilu yang demokratis dan berkualitas.
“Tentunya kami juga berperan membantu Bawaslu untuk mengawal jalannya pemilu kedepannya berjalan dengan baik dan semestinya,” tutupnya.
Editor: Irdwan Jeko
SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...
SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...
SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...