SULTRALINE.ID, KOLAKA – Pemuda Kelurahan Sakuli, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 77 secara meriah. Mereka menggelar berbagai lomba di RW 3 sama RW 4, para peserta lomba saling beradu ketangkasan saat mengikuti lomba.
Lomba tersebut ternyata juga menyedot perhatian para warga sekitar karena selama ini Sakuli terkenal dengan ide-ide kreatif para pemuda akan tetapi kegiatan-kegiatan kepemudaan di Sakuli itu sudah lama vakum ditambah lagi 2 tahun belakangan tidak bisa diadakan kegiatan lomba atau lebih dikenal dengan dilarang berkumpul dikarenakan pandemi covid-19 melanda dunia, Indonesia bahkan Sakuli.
Terlihat banyak warga yang berdatang sengaja datang menonton beberapa lomba yang diadakan oleh panitia tiap menyambut dan memeriahkan 17 Agustus, yakni Balap karung pake helm, makan kerupuk, tinggo-tinggo, bakiak race, baca pancasila serta proklamasi dan masih banyak lagi. Kegiatan juga di rangkaikan dengan malam ramah tamah sekaligus penerimaan hadiah bagi pemenang lomba.

Menurut salah satu Pemuda Sakuli yaitu Abhy Mubarak, S.H selain menyemarakkan HUT RI ke 77, perlombaan ini bisa mengeratkan tali persaudaraan sesama pemuda Kelurahan Sakuli yang pada saat ini para kaula muda di seluruh penjuru negeri di landa dengan kaum rebahan.
“Tapi saya melihat pemuda hari ini yang antusias sangat tinggi untuk mengadakan event agustusan sesuai dengan tema HUT RI ke 77 Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Seperti saya mengutip pernyataan Prof. Laode Masihu Kamaluddin di salah satu media online yang mengatakan masa depan suatu bangsa tidak ditentukan oleh banyaknya jumlah penduduk tetapi ditentukan oleh daya juang pemuda-pemudinya,” ungkapnya, Minggu (21/08/2022).

Oleh karena itu, ia dengan para panitia PEMUDA PENGISI KEMERDEKAAN HUT RI menuturkan, tidak mau pakum, tapi ingin memeriahkan kampung Sakuli sekaligus mengikuti jejak kreatifitas para senior-senior yang begitu kreatif.
“Senior-senior kami menginspirasi dalam membuat kegiatan adalah kakanda kami di Sakuli Kampoeng Metal (SKM) yang tetap setia mengadakan event musik metal terbesar di sultra. Kami juga sebagai generasi pemuda penerus bangsa harus mempunyai ketangguhan dalam lintas generasi berbudaya, sehingga kedepannya banyak calon pemuda yang akan ikuti jejak kami dan tentunya terima banyak kepada semua panitia tanpa terkecuali sehingga kegiatan ini berlangsung begitu hikmah sampai malam ramah tamah serta terima kasih juga semua pihak yang telah membantu kalau tidak ada support materil maupun moril dari kalian mungkin acara ini tidak akan berlangsung dan para donatur khususnya pemerintah kelurahan Sakuli, seluruh warga Kelurahan Sakuli, Bengkel Irma,Irma Musik, SKM management dan HRS Energi Baru Kolaka,” tutupnya.
Laporan: TIM



































