SULTRALINE.ID, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali mengukuhkan guru besar dari Fakultas Pertanian, Senin (2/10/2017) di Auditorium Mokodompit. Dalam kegiatan ini, tiga dosen dari fakultas tersebut dikukuhkan sebagai guru besar.
Ketiga guru besar tersebut yakni, Prof Dr Ir, Muhidin, Msi, sebagai guru besar bidang ilmu budaya/agronomi, Prof Dr Ir H, Andi Khaeruni R, Msi sebagai guru besar bidang penyakit tumbuhan dan Prof Dr Ir Yulius B Pasolon, Msc sebagai guru besar bidang Nutrisi Tanaman.
Untuk orasi ilimiah pengukuhan guru besar, Prof Dr Ir, Muhidin, Msi membawakan judul ‘Inovasi Teknologi Peningkatan Produksi dan Produktifitas Padi Gogo Beras Merah Organik Kaya Antosianin Sebagai Sumber Pangan Fungsional’.
Prof Dr Ir H, Andi Khaeruni R, Msi membawakan orasi ilimiah berjudul ‘Agens Hayati Biofresh: Inovasi Teknologi Pengelolaan Penyakit Tanaman Untuk Mewujudkan Swasembada Kedelai di Sulawesi Tenggara’.
Sedangkan Prof Dr Ir Yulius B Pasolon, Msc membawakan orasi ilimiah berjudul ‘Agro-Ekologi dan Nutrisi Tanaman Sagu’.
Rektor UHO Prof Dr Muhammad Zamrun dalam sambutannya menjelaskan, pengukuhan guru besar yang seluruhnya dibidang pertanian ini merupakan bagian dari penegasan visi UHO.
“Visi UHO yakni memfokuskan pada pembangunan pedesaan dan kawasan pesisir. Sehingga dengan pengukuhan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata untuk mendukung kemajuan Sultra,” jelas Prof Dr Muhammad Zamrun.
Pengukuhan ini, kata Prof Zamrun, cukup istimewa dengan kehadiran Mentri Pertanian RI, Amran Sulaiman yang dijadwalkan membuka Seminar Nasional Himpunan Fitopatologi Indonesia yang digelar di UHO.
Laporan: Taufik Quraiz Rahman



































