• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home METRO KAMPUS

PKMI Faperta UHO Ajari Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Ramah Lingkungan Berbasis Mikroba Hayati kepada Poktan Desa Mata Wolasi

by SULTRALINE.ID
16 Juni 2023
in METRO KAMPUS, NEWS, UHO KENDARI
0
PKMI Faperta UHO Ajari Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Ramah Lingkungan Berbasis Mikroba Hayati kepada Poktan Desa Mata Wolasi

Ketgam: PKMI Faperta UHO Kendari saat bertemu Kelompok Tani di Desa Mata Wolasi, Konsel. FOTO: Istimewa.

593
SHARES
913
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

SULTRALINE.ID, KENDARI – Tim Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI) Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan kunjungan dan pendampingan kepada warga kelompok tani di Desa Warga Desa Mata Wolasi, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sabtu, 31 Mei 2023 lalu.

Tim PKMI ini diketuai Asniah SP MSi, sementara anggota tim yakni Prof Dr Ir Muhammad Taufik MSi, Ir Azhar Anzi MP, Nur Isnaini Ulfa SSi MSi dan Minggu Lestari SP MP. Termasuk Rahmayuni, Dimas Nuralamsyah dan Yovie Natanil yang merupakan dosen Jurusan Proteksi Tanaman Agroteknologi dan Agribisnis, Faperta UHO.

Perguruan tinggi mengemban tiga tugas utama kegiatan akademik, mulai dari penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, yang selama ini dikenal sebagai Tridarma Perguruan Tinggi. Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan kegiatan penerapan IPTEKS yang meliputi kegiatan pengembangan, penyebarluasan dan pembudayaan IPTEKS.

Pengbadian kali ini, tim menyasar Desa Mata Wolasi. Asniah menjelaskan, Desa Mata Wolasi merupakan salah satu daerah penghasil pangan dan sayuran. Tanaman pangan yang dibudidayakan adalah tanaman padi dan jagung, sedangkan tanaman sayuran diantaranya tomat, cabai, kacang panjang, buncis, sawi, dan lainnya. Namun, dalam budidaya tanaman tomat tidak lepas dari permasalahan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

Sulitnya mendapatkan pestisida hayati, ramah lingkungan, maka petani masih menggantungkan kepada penggunaan pestisida kimia untuk mengendalikan OPT pada tanaman budidaya termasuk tanaman tomat.

Untuk mengatasinya, tim PKMI terlebih dahulu memberikan bimbingan terkait jenis-jenis OPT yang ada pada tanaman tomat dan membantu petani untuk melakukan diagnosis awal gejala dan penyebab gangguan kesehatan tanamannya.

“Pengendalian ramah lingkungan saat ini terus dikembangkan seiring dengan tingginya permintaan konsumen terhadap pangan sehat (pangan organik). Salah satu pengendalian ramah lingkungan yakni pengendalian dengan menggunakan mikroba yang memiliki kemampuan antagonis sehingga mampu melindungi tanaman dari serangan OPT. Ketersediaan mikroba hayati yang merupakan bahan dasar pengendalian ramah lingkungan masih sangat sulit ditemukan sehingga dibutuhkan pengetahuan petani tentang jenis mikroba hayati dan bagaimana cara memperoleh sendiri,” terang Asniah.

Lebih lanjut, dosen Jurusan Proteksi Tanaman tersebut menjelaskan, isolasi mikroba hayati (antagonis) dapat dilakukan secara mandiri dengan mengisolasi dari tanah perakaran bambu, tanah rumput gajah, tanaman serai wangi, dan lainnya. Tanah perakaran bambu dan rumput gajah diketahui mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman budidaya baik di persemaian maupun dilapangan diduga adanya mikroba antagonis yang menghuni tanah perakaran tanaman tersebut.

“Penggunaan biopestisida (ramah lingkungan) berbasis mikroba hayati dapat meminimalisasi penggunaan senyawa kimia sintetis sehingga kualitas hasil tanaman dan lingkungan tetap terjaga. Laboratorium Unit Fitopatologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo memiliki beberapa koleksi isolat mikroba hayati diantaranya Trichoderma spp., bakteri endofit, cendawan endofit lokal yaitu mikroba yang bersifat endofitik dalam jaringan tanaman dan mampu menginduksi ketahanan tanaman terhadap penyakit tanaman,” terangnya lagi.

Koleksi isolat tersebut dapat diaplikasikan untuk bahan dasar pembuatan biopestisida yang diproduksi mandiri oleh petani secara massal pada limbah pertanian. Teknologi biopestisida ramah lingkungan berbasis mikroba hayati merupakan salah satu jalan keluar untuk mengatasi penurunan kualitas tanaman akibat penggunaan pestisida sintetis.

“Kegiatan PKM internal UHO yang dilakukan berhasil mentransformasi pengetahuan dan keterampilan tentang pengetahuan jenis-jenis OPT pada tanaman dan manfaat biopestisida berbasis mikroba hayati yang ramah lingkungan dalam mengendalikan OPT pada tanaman hortikultura khususnya tanaman tomat dan dampak negatif pestisida sintetik terhadap lingkungan dan konsumen (menghasilkan sayuran organik), cara memproduksi biopestisida berbasis mikroba hayati dengan memanfaatkan limbah pertanian,” beber Asniah.

Dalam kunjungan ini, dia menyebut, antusias petani dengan kegiatan ini cukup tinggi setelah mengetahui pentingnya pengendalian ramah lingkungan untuk menghasilkan produk organic dalam tanaman sayuran bagi kesehatan. Dalam kegiatan ini juga disampaikan banyak tanaman yang tidak bernilai secara ekonomis disekitar kita seperti tanaman bambu dan rumput gajah namun belum termanfaatkan dengan baik.

“Petani juga memahami dan dapat membuat biopestisida ramah lingkungan secara mandiri karena metode pembuatan yang sangat mudah dipahami dan dipraktekkan. Pupuk organic atau pestisida organic diperlukan kesabaran yang tinggi terutama dalam pembuatan dan hasil dari aplikasinya, karena tidak seperti halnya pupuk dan pestisida kimia setelah aplikasi hasilnya langsung terlihat dengan cepat. Perlu sosialisasi yang intensif untuk merubah pola pikir masyarakat tani untuk mau menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan sebagai input pertaniannya,” pungkas Asniah.

 

Editor: Irdwan Jeko

Tags: UHO Kendari
SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post
Kini Lapangan Sepakbola Berstandar Nasional Milik UHO Kendari Bisa Digunakan

Kini Lapangan Sepakbola Berstandar Nasional Milik UHO Kendari Bisa Digunakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3588 shares
    Share 1435 Tweet 897
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In