SULTRALINE.ID, KENDARI – Sebagai upaya menguatkan kepribadian budaya lokal, sejumlah organisasi pemuda yang diinisiasi oleh Pancana Institut yang berkolaborasi dengan 8 Organisasi lainnya diantaranya Formmasta Raya Kendari, Ippmal, Hipmilak, Hipmawamolo, Hippmas Raya Kendari, KMB Laskar Arum Palakka, Imppw Sultra dan Hippmibar Kendari mengadakan festival kuliner tradisional Bumi Anoa, di salah satu Warkop di Kota Kendari, Sabtu 23 Januari 2021 malam.
Kegiatan ini di hdiri pula oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio, Walikota Baubau, AS Thamrin, dan Walikota Kendari dalam hal diwakili pejabat setempat.






Dewan Pakar Pancana Institut Dr. Sumiman Udu S.Pd M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui Festival ini sebagai ajang pengenalan Pangan dan dapat kita kembangkan menjadi ekonomi kreatif.
Sementara itu, Ketua Pancana Institut, Dina Muslimin Ahi, mengatakan kegiatan ini bertujuan menrealisasikan salah satu Program Pancana Institut. Dalam hal ini tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan ini yaitu memperkuat dan memperkenalkan Budaya Lokal serta sebagai ajang silaturahmi antar tiap Daerah.
“Harapan Kami dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi batu loncatan untuk mengait berbagai kalangan khususnya generasi pemuda untuk meningkatkan kesadaran akan kepedulian terhadap Budaya lokal salah satunya melalui pengenalan kuliner tradisional hal ini didasari bahwa perlu kita ketahui kebudayaan merupakan infestasi masa depan dalam membangun perdaban bangsa karena itu pemajuan kebudayaan indonesia bakal maju dan bertahan hingga usia bumi berakhir,” jelasnya.
Dina sapaan akrabnya menambahkan, selain menyajikan kuliner tradisional, pihaknya juga menyuguhkan atraksi budaya, adapun atraksi budaya diantaranya penampilan Tari Balumpa dari Formmasta Raya Kendari, Kkabbanti dari Pancana Institut, Mangaru daan Silat dari Hippmilak, Paduan Suara dari Formasta Raya Kdi, serta Tari Mangaru dari Hippmibar.
“Syukur Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar, kami juga ucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang menyempatkan hadir serta tak lupa juga kepada rekan-rekan yan terlibat dalam kegiatan festival kuliner tradisional ini. Semoga ini bisa berkelanjutan untuk bagaimana menjaga budaya lokal kita,” pungkas Dina.
Laporan : TIM



































