SULTRALINE.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan, menggelar gerakan pangan murah (GPM) kepada masyarakat setempat selama Ramadhan hingga menjelang lebaran 2024.
“Dinas kami memiliki tanggungjawab untuk pengawasan stabilisasi harga pasokan dan harga pangan, sehingga untuk melaksanakan itu kami gelar gerakan pangan murah,” ucap Kadis Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, Senin (25/3/2024).
Lebih lanjut, Abdul Rauf menjelaskan kegiatan pangan murah menyasar 12 titik lokasi di Kota Kendari yakni 19 Maret di Kecamatan Wua – Wua, 20 Maret di Kecamatan Baruga, 21 Maret di kecamatan Kambu, 27 Maret di Kecamatan Poasia, 28 Maret di Kecamatan Abeli, 29 Maret di Kecamatan Nambo.
Kemudian 3 April di Kecamatan Kendari Barat, 4 April di Kecamatan Kendari, 5 April di Kecamatan Mandonga, kemudian 1 dan 8 Mei dilakukan di Kecamatan Puuwatu.
Menurutnya pelaksanaan GPM selain untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau juga akan secara tidak langsung berimplikasi terhadap pengendalian inflasi.
“Kita berharap dengan pangan murah dapat membantu dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan selama bulan suci ramadhan dan menekan inflasi,” harapnya

Adapun bahan pokok yang ada di GPM diantara, Beras SPHP 5 Kg dijual Rp 53.000, Gula pasir merk Kita dijual 16 ribu/Kg, tepung terigu dijual Rp 11.000/Kg, Minyak goreng merk Kita dijual Rp 13.000/ liter, Minyak goreng Panamas dijual Rp 14.000/liter,
Bawang merah besar dijual Rp 35.000/kilo, Bawang merah Sedang dijual Rp 30.000/kilo, Bawang putih dijual Rp 40.000/kilo, Telur ayam dijual Rp 60.000/rak, Ayam boiler dijual Rp 38.500/ekor. Selain itu pihaknya juga menjual sayur-sayuran dan bahan pangan lainnya dengan harga terjangkau.
Editor: Irdwan Jeko



































