SULTRALINE.ID, SURABAYA – Kongres Himpunan Mahasiswa Islam yang ke XXXI digelar di Surabaya. Semarak Kongres HMI ini merupakan hajat besar bagi kader HMI seantero negeri.
Dengan hikmat dan gegap gempita acara ini diawali dengan pembukaan yang dibuka oleh Presiden RI Jokowi Widodo dan juga dihadiri oleh Bahlil Lahadalia selaku Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI yang merupakan Senior sekaligus Tokoh inspiratif Bangsa dari Alumni HMI
dan Kongres ini didukung dan disponsori oleh Presiden Direktur Indika Energy tbk Arsjad Rasjid
Kongres HMI yang di duga disponsori oleh PT. Indika Energy tbk ini mendapat tanggapan keras dari Yogi TJ salah satu Kader HMI Cabang Bandung menilai bahwa Kongres yang digelar di Surabaya berpotensi mencederai nilai-nilai HMI sebagai organisasi independen.
“Terdapat dua sponsor yang terpajang dalam baliho di Kongres HMI ini yakni dari Pemerintahan Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan PT.Indika Energy tbk,” kritiknya.

Ia menyatakan bahwa sumber anggaran Kongres yang digelontorkan melalui sponsor yang terpajang dalam baliho dari PT. Indika Energy tbk berpotensi melahirkan spekulasi liar terhadap status HMI yang independen dan terkesan politis.
“Sponsor kongres HMI yang ke XXXI dengan PT. Indika Energy Tbk yang terpajang di baliho memiliki potensi besar untuk melahirkan opini publik yang liar juga spekulasi dalam penggiringan opini terhadap status independennya HMI, kalau “HMI itu organ politis”. Sponsor itu sebagai bentuk sinergi HMI dengan Indika Energy tbk atau hanya sebatas sumbangsih saja? Wallahu alam bisshawaf, hanya kanda-kanda yang tau,” kesal Yogi dalam rilisnya.
Lanjutnya, Hal ini dapat mengancam HMI terhadap status independensinya. Yogi pun menambahkan bahwasannya ia sangat begitu kecewa dan mengutuk keras terhadap oknum yang memanfaatkan organisasi sebesar HMI karena menurutnya dapat melukai etos perjuangan kader HMI ditingkat grassroot. Kemudian ia mengharapkan Panitia Kongres untuk segera mengklasrifikasi maksud dan tujuannya secara terbuka.
“Saya sangat kecewa dan menyayangkan bila organisasi HMI yang independen diperlakukan dengan sewenang-wenang untuk segelintir orang. Saya mengutuk dengan keras kepada siapapun yang mencoba mencederai independensi HMI. Dan saya berharap Panitia Kongres untuk segera mengklarifikasi maksud dan tujuannya adanya sponsor tunggal dalam Kongres tersebut,” pungkasnya.
Laporan : Ismar Indarsyah



































