SULTRALINE.ID KENDARI
Jhon Also ( 48 thn), pria sederhana asal Alesowi kelurahan Alolama Rw.04 Kecamatan mandonga, cukup pantas menyandang gelar pahlawan masa kini.Pria yang sehari-hari bertugas di hutan kawasan Tahura Nipa Nipa. sehari harinya menyalurkan air bersih dari mata air yang berada di hulu air jatuh Alesowi kelurahan Alolama dengan modal mengendarai motor dan membawa peralatan seadanya memasuki hutan di lokasi penampungan bak air, ratusan warga yang menikmati air bersih selama puluhan tahun ini bisa menikmati air bersih hingga saat ini sudah berjumlah 80 kk sebagai penerima air bersih itu
Selain itu air yang setiap hari disalurkannya diberikan secara merata yang terdistribusi di dua RT yakni Rt.07,11, dan 12 khususnya warga Alesowi yang membutuhkan air tersebut.

Pada Warga pun di kenakan biaya sebesar Rp.15.000 setiap bulannya,nilai tersebut juga adalah hasil kesepakatan warga yang tinggal di wilayah tersebut.
meskipun juga ada beberapa warga yang harus menunda ,tapi jhon Also bisa memahami keadaan warga, warga merasa amat terbantu oleh si jhon Also sang pahlawan air bersih.jumat 2 /12/2022
Kepada wartawan sultraline, jhon Also mengaku penyaluran air bersih itu berangkat dari keprihatinan pada warga yang harus ketergantungan air bersih dari sungai untuk keperluan mandi, cuci hingga minum karena nyaris hampir seluruh warga tidak memiliki sumur, akibat tidak adanya sumber air warga .

“Awalnya, ini saya lakukan dan menerima tanggung jawab ini karena cukup prihatin melihat warga yang tinggal di kompleks Rw 04 dulunya setiap hari harus kebingungan dengan sistem distribusi air yang tidak menentu dalam menerima pembagian air untuk mengunakan air sebagai kebutuhan MCK kala itu . Melalui program air bersih menurutnya awalnya dulu oleh salah satu lembaga swadaya masyarakat
(LSM) Sintesa bersama pemerintah setempat kala itu membentuk kelembagaan untuk mengelola pembagian air tersebut hingga saat ini, selanjutya ia di pilih oleh warga untuk menjadi penanggung jawab kelembagaan hingga hari ini,sudah puluhan tahun ia menjadi nakoda pengelola air di wilayahnya
Dengan sistem pembagian airnya di bagi dua waktu
Antara lain
Pukul 6 ( enam ) pagi air mengalir untuk kopleks Alesowi hingga pukul 7 (tujuh)pagi , kemudian dilanjut kan lagi sore pukul 3(tiga)sore hingga pukul 5(lima) sore, jadwal ini berlaku untuk seluruh wilayah yang sudah masuk dalam daftar distribusi air yang ada di wilayah Rt,07,11 dan 12.kelurahan Alolama .
Jhon also juga mengunkapkan suka duka dalam mengelolah kelembagaan air ini,
kalau ada kerusakan pipa pada jaringan pipa warga bisanya harus bekerja seminggu untuk memperbaiki kerusakannya. Sambungnya, biasa kerusakanya bukan hanya pipanya yang pecah atau terlepas dari sambungan tetapi biasanya ada akar yg masuk ke pipa dan menyumbat air yg masuk ke saluran pipa air. lebih parahnya lagi kalau musim hujan banyak pipa yg rusak dan patah karena aliran air yg deras membawa kotoran dan menerjang pipa di sekitaran sungai. Dengan menyusuri jaringan pipa secara detail dari hulu hingga hilir dengan jarak dari rumah ke sumber bak utama sekitar 6 kilo dan tdk bisa di akses oleh kendaraan dan harus berjalan kaki ungkapnya.
Iya juga mengungkapkan semua ini dinlakukan untuk kepentingan warga yang sangat membutuhkan air, hal itu dilakukannya sebagai wujud tanggung jawab yang sudah di berikan tanggung jawab oleh warga olehnya itu iuran warga yang masuk ke kas air biasanya di gunskan untuk pembelian pipa yg pecah,dan sebagian di gunakan untuk oprasional hari hari, sisahnya di simpang di kas untuk di simpan untuk mengantisipasi kebutuhan yg urgen jika afa lagi kerusakan. jhon Also pun pun tidak menghiraukan sebutan pajuang air bersih kepadanya.
Prinsipnya, bahwa hidup itu harus berguna dan bermanfaat bagi sesama. “Selama kita mampu untuk bermanfaat Untuk orang banyak,kenapa harus menunda kebaikan yang harus kita lakukan pungkasnya.

Diketahui kelurahan Alolama adalah kelurahan yang berada di kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia.
Liputan : Laode Bahari.



































