SULTRALINE.ID, KENDARI – Pengelolaan dana Community Social Responsibility (CSR) PT. Vale Indonesia Blok Pomalaa harus di perbaiki sehingga dana CSR tersebut betul-betul jatuh dengan tepat sasaran.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kolaka, Munawir kepada media ini, Rabu 1 Maret 2023.
“PT. Vale Blok Pomalaa baiknya mengelola dana CSRnya sendiri jangan lagi memberikan Kepada Pihak lain untuk menghindari penyalahgunaan dana CSR dan tidak tepat sasaran,” pintanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, HMI cabang kolaka sebagai lembaga Mahasiswa yang sudah sering kali mengkritik dalam pengelolaan dana CSR PT. Vale Indonesia Blok Pomalaa di anggap tidak terkelola dengan baik dan tidak tepat sasaran yang seharusnya CSR PT. Vale Harus dapat menciptakan dampak jangka panjang bagi perusahaan dan masyarakat Kolaka terkhusus nya di Wilayah Sekitar aktivitas Perusahaan seperti Pengembangan Di bidang UMKM, pendidikan, kesehatan, Serta sektor lainnya yang sifatnya jangka panjang.
“Olehnya kami mendukung PT. Vale Indonesia untuk memulai Pengembangan Proyek Blok Pomalaa di kabupaten Kolaka Sebagai Wujud dari mimpi masyarakat kabupaten kolaka agar terhindar dari pengangguran Pemuda Pribumi/Lokal yang ada di kabupaten Kolaka,” katanya.
Langkah itu, seperti yang di Sampaikan oleh Deshnee Naidoo, Presiden Komisaris PT Vale dan Executive Vice President Vale’s Base Metals Business, Bahwa. “Indonesia siap menjadi pemain kunci dalam transisi energi global itu akan memainkan peran integral dalam mengubah masa depan menjadi lebih baik”, Terlebih terkhusus untuk meningkatnya Perputaran Uang sehingga sangat potensi kehidupan masyarakat serta peluang usaha untuk masyarakat kolaka makin meningkat.
Sementara itu Febriany Eddy, Sebagai CEO PT Vale Indonesia, Mengatakan dirinya sangat bangga dapat memulai Pembangunan Blok Pomalaa, yang akan menjadi bagian penting dari upaya percepatan hilirisasi nikel Indonesia Produksi.
Apalagi, CEO Febriany Eddy. Komitmen PT Vale untuk memperluas operasi-operasi secara bertanggung jawab dan berkelanjutan untuk manfaat Sosial-Ekonomi lokal” sebagai bentuk kerja sama dan pemberdayaan PT Vale.
Pria yang kerap disapa Nawir yang juga aktivis kolaka ini, berharap kedepan PT Vale Indonesia Blok Pomalaa harus mengutamakan kerja sama dengan sejumlah Asosiasi Kontraktor Lokal Kabupaten Kolaka sebagai group rekanan PT Vale Indonesia Blok Pomalaa sebagai bentuk pemberdayaan prioritas bagi pengusaha lokal.
“Karena itu harus dilakukan sehingga dampak kehadiran PT. Vale Indonesia betul-betul dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Irdwan Jeko



































