• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home AKTIFITAS

Fraksi Partai Gerindra DPR RI Percayakan Bahtra Bacakan Pandangan RUU Usul Inisiatif Komisi XI Tentang PPSK, Ada 8 Catatan

by SULTRALINE.ID
20 September 2022
in AKTIFITAS, NEWS
0

Ketgam: Anggota DPR RI Dapil Sultra, Bahtra Banong, S.PWK menyerahkan pandangan Fraksi Partai Gerindra DPR RI terhadap RUU Usul Inisiatif Komisi XI tentang PPSK dalam sidang paripurna, Selasa 20 September 2022.

587
SHARES
903
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

 

SULTRALINE.ID, KENDARI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra) Bahtra Banong didapuk Fraksi Partai Gerindra DPR RI untuk membacakan pandangan terhadap Rancangan undang-undang (RUU) Usul Inisiatif Komisi XI DPR RI tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), dalam sidang paripurna pada, Selasa 20 September 2022.

Menurut Bahtra sektor jasa keuangan Indonesia masih relatif dangkal bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Hal tersebut dapat dilihat dari indikator aset bank, kapitalisasi pasar modal, aset industri asuransi, dan asset dana pensiun per PDB yang masih rendah.

“Sektor keuangan Indonesia juga masih didominasi oleh perbankan yang merupakan sumber pendanaan jangka pendek. Padahal pembiayaan pembangunan membutuhkan pendanaan jangka panjang yang bersumber dari Industri Keuangan Non Bank (IKNB). Namun, IKNB memiliki porsi dan peran yang masih kecil terhadap sektor keuangan maupun PDB,” terangnya.

kata Bahtra, Sektor perbankan yang mendominasi keuangan Indonesia ternyata masih memiliki permasalahan struktural yang mengakibatkan inefisiensi. Hal ini terlihat dari data overhead cost perbankan dan Net Interest Margin (NIM) perbankan yang masih tinggi. Tingkat suku bunga pinjaman yang lebih tinggi menyebabkan perekonomian berbiaya tinggi.

“Selain itu, sektor keuangan Indonesia juga perlu merespon kehadiran instrumen investasi baru seperti aset krypto, blockchain, industri fintech, sektor keuangan digital, dan lainnya. Digitalisasi menghadirkan model bisnis dan pemain baru, serta mengubah perilaku konsumen dan lanskap ekonomi-keuangan,” urainya.

Masih kata Bahtra, Teknologi digital yang berkembang pesat juga mengubah kegiatan di berbagai bidang secara mendasar. Perubahan besar yang dibawa oleh arus digitalisasi berpeluang mendukung inklusi ekonomi dan keuangan serta memperkuat stabilitas. Aset sektor keuangan digital telah menunjukkan kinerja yang positif, namun belum disertai dengan mitigasi risiko yang kuat dan komprehensif, sehingga dapat menyebabkan kerugian dan bahkan jatuhnya korban di kalangan masyarakat.

“Belum optimalnya sektor jasa keuangan dalam mendukung pembangunan nasional dikarenakan beberapa kendala, antara lain : pertama : rendahnya literasi keuangan dan ketimpangan ke akses jasa keuangan yang masih terbatas; termasuk rendahnya literasi dan inklusi keuangan syariah; kedua: tingginya biaya transaksi di sektor jasa keuangan; ketiga: rendahnya kepercayaan dan perlindungan konsumen; keempat: Belum optimalnya kinerja dan sinergi kelembagaan Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK). Penguatan peran otoritas diperlukan untuk memitigasi risiko kegagalan pasar (market failure) akibat perilaku monopolistik sebagian pihak,” papar alumni Universitas Islam Bandung (UNISBA) ini.
Berdasarkan hal tersebut, Fraksi Partai Gerindra DPR-RI memberikan perhatian besar terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. menyampaikan delapan catatan :

1. RUU PPSK diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan terutama meningkatkan rasio kredit UMKM mencapai setidak-tidaknya 30% pada 2024 serta mengurangi jumlah masyarakat yang unbankable.

2. Inklusi keuangan syariah juga perlu didorong dan diperkuat terutama melalui dukungan kebijakan pemerintah. Selama ini keuangan syariah selalu dibicarakan memiliki potensi yang besar namun realitanya aset perbankan syariah hanya 6% dari total aset perbankan nasional.

3. Tingkat literasi keuangan merupakan titik krusial yang perlu penguatan agar setara dengan tingkat inklusi. Maraknya kasus keuangan di Indonesia salah satunya disebabkan masih rendahnya tingkat literasi keuangan.

4. RUU PPSK diharapkan dapat meningkatkan perlindungan terhadap nasabah dan masyarakat dari praktik yang merugikan di sektor keuangan. Menurut data, pada 2021 jumlah pengaduan mencapai 595 ribu pengaduan atau naik 22 kali lipat dibanding pada 2017 yang kurang dari 26 ribu. Selain, itu sejumlah kasus pada perusahaan asuransi juga belum menemukan solusi konkret bagi para nasabahnya.

5. Keberadaan koperasi simpan pinjam dan lembaga keuangan mikro perlu mendapatkan prioritas agar sejajar dengan lembaga keuangan lainnya sehingga mampu menjadi sumber pembiayaan alternatif terutama untuk meningkatkan inklusi dan pendalaman keuangan bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah.

6. RUU PPSK diharapkan dapat memperkuat ekonomi keuangan digital. Teknologi digital dapat mengurangi biaya dan memperluas jangkauan transaksi sehingga dapat berkontribusi mendorong kegiatan perekonomian. Pengguna internet di Indonesia yang mencapai 204,7 juta orang per Januari 2022 merupakan pasar potensial untuk berkembangnya keuangan digital. Selain memberikan keuntungan, digitalisasi juga berpotensi memicu risiko-risiko baru sehingga perlu mitigasi risikonya.

7. Kelembagaan KSSK (Komite Stabilitas Sektor Keuangan) beserta anggota-anggotanya perlu diperkuat sehingga menjadi lebih sinergi dan handal serta responsif terhadap segala tantangan di sektor keuangan.

8. RUU PPSK juga perlu mengatur mengenai jasa bullion atau Bank Bullion yang meliputi kegiatan pembiayaan emas, kegiatan perdagangan emas, kegiatan penitipan emas, dan kegiatan lainnya. Adanya Bank Bullion akan menambah devisa negara, menggerakkan roda perekonomian, dan diharapkan masyarakat dapat memperoleh manfaat melalui emas yang disimpan di Bank Bullion.

SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post

Optimalisasi Serapan Anggaran, OPD Pemda Mubar Diminta Kerja Profesional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3591 shares
    Share 1436 Tweet 898
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In