SULTRALINE.ID, KENDARI – Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (FT UHO) dan perusahaan Japan World Business (JWB) bekerja sama menghasilkan mahasiswa yang berkompeten di bidangnya.
Tujuannya agar mahasiswa bisa go internasional dengan mengefektifkan ilmu yang diperoleh selama dibangku kuliah melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Dekan FT UHO, Edward Ngii mengatakan, kami mengundang pihak dari JWB untuk datang ke Kendari dalam rangka memberikan strategi untuk mempersiapkan mahasiswa yang akan magang ke Jepang.
“Program sudah 3 tahun berjalan, sudah ada 52 orang yang di Jepang dan masih ada menunggu 28 lagi yang akan stand by untuk berangkat,” ujar Edward, Senin 6 Maret 2023.
Ketgam: Suasana kegiatan
Ketgam: Dekan Fakultas Teknik Memberikan Sertifikat kepada pihak JWB
Sementara itu, Direktur dari JWB Mr. Kenji Kondo melalui translatornya mengatakan, Mahasiswa yang sudah berangkat kesana benar-benar semangat kerja dan belajar dan kami juga banyak belajar dari mereka.
“Program ini sudah berjalan sebaik ini, dan sudah cukup lama karena semangat mau belajar dari mahasiswa dan dukungan dari dosen-dosennya, program ini di Jepang pertama kali juga dilakukan sehingga saya sangat berterimakasih kepada pihak kampus,” jelasnya.
Selain itu, Wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni FT UHO, Adris A. Putra mengatakan, diharapkan dengan semakin banyaknya mahasiswa yang go internasional.
“Dengan ini semakin membuka peluang kerja untuk mahasiswa kita,” ujarnya
Untuk diketahui, dengan kerjasama FT UHO setiap tahun bisa mengirimkan mahasiswanya untuk magang di Jepang bahkan ada beberapa mahasiswa yang sudah bekerja di Jepang.
SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...
SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...
SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...