SULTRALINE.ID, KENDARI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra) mengadakan nonton bareng (nobar) pidato politik Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di salah satu warung kopi di Kota Kendari, Jumat (14/7/2023) malam.
Setelah nobar dilanjutkan dengan diskusi membahas pidato politik AHY yang menghadirkan pengamat politik Sultra, Dr Najib Husein. Terlihat pula hadir Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sultra, Yaudu Salam Ajo, sejumlah kader serta tamu undangan lainnya.
Ketua DPD Partai Demokrat Sultra, Muh. Endang mengatakan dari pidato politik AHY menegaskan Indonesia butuh perubahan dan perbaikan.
“Jadi perubahan dan perbaikan yang dimaksud itu bukan mengganti Pancasila dan UUD 1945, tapi dikoreksi apa yang kurang di jaman presiden Jokowi, tentu yang baik kita lanjutkan yang tidak baik kita perbaiki misalnya tadi rekrutmen ASN tenaga honorer, kemudian demokrasi, pemberantasan korupsi, etika pemerintahan, terkait anggaran, ekonomi masyarakat serta pemekaran daerah yang ini kita akan koreksi,” ungkapnya.

Sementara disinggung soal koalisi menuju Pilpres 2024 bahwa diketahui Partai Demokrat telah membangun koalisi dengan Partai Nasdem dan PKS untuk mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden RI.
Endang bilang, sudah 99 persen koalisi tak akan berubah, apalagi kesemuanya sudah menandatangani piagam kesepakatan mendukung Anies Baswedan.
Dalam waktu dekat ini akan melaksanakan deklarasi secara Nasional, kata ia, tinggal menunggu pulangnya Anies Baswedan dari tanah suci.
“Tentu kami dari Demokrat lebih cepat deklarasi itu lebih baik, untuk di Sultra kami menunggu dari pusat, tapi yang pastinya insyaallah mulai pekan depan kita gencarkan streat media dalam bentuk baliho dan gambar-gambar pak Anies bersama Ketum kami,” kata Mantan Anggota DPRD Sultra ini.
Ia menegaskan Partai Demokrat saat ini sudah membangun komunikasi yang dengan para relawan Anies Baswedan, terbukti dalam kegiatan ini ada beberapa perwakilan hadir.
Partai Demokrat secara nasional mendorong AHY sebagai Cawapres mendampingi Anies Baswedan, namun pihaknya tetap mempercayakan kepada Anies Baswedan untuk menentukan siapa pendampingnya.
“Yang pastinya kami dari Demokrat Sultra, sudah membangun komunikasi yang baik dengan partai pengusung dan relawan bagaimana memenangkan Anies, kita berharap pada September sudah berjalan semuanya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dalam pidato politik yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat AHY. Ia menawarkan 14 agenda strategis perubahan dan perbaikan antara lain dari sektor peningkatan kesejahteraan ASN, Guru dan TNI-Polri serta meningkatkan lapangan kerja bagi rakyat termasuk bagi perempuan dan kaum muda.
Editor: Irdwan Jeko



































