SULTRALINE.ID, KENDARI – Setelah bersinergis dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu lalu, kali ini Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari membali membangun sinergitas dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara, guna bersama-sama tanggap penyebaran Virus Corona atau Covid-19.
Kedua belah pihak bersepakat menjalin Kerjasama atau MoU dalam rangka pelatihan pembuatan masker bagi siswa madrasah se Sulawesi Tenggara.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu dan Kepala Kantor Kemenang Sultra Fesal Musaad, yang bertempat di Aula Kemenag Sultra, Rabu 3 Juni 2020.
Selain Itu BLK Kendari juga menyerahkan bantuan hasil pelatihan tanggap Covid-19 ke Kanwil Kemenag Sultra berupa dua unit Wastafel, 200 Masker Kain, dan 290 Liter cairan disinfektan.

Atas kerjasama dan pemberian bantuan ini disambut sangat baik Kepala Kanwil Kemenag Sultra Fesal Musaad. Menurutnya ini merupakan langkah yang sangat baik ditunjukan BLK Kendari dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Anoa.
“Dengan adanya pelatihan pembuatan masker yang akan diberikan BLK Kendari kepada siswa madrasah khususnya madrasah aliyah ini bisa membangkitkan jiwa semangat Nasionalisme dan rasa cinta terhadap Negara dalam upaya melawan pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.
Fesal Musaad juga menargetkan untuk tahap awal pembuatan masker difokuskan untuk siswa-siswi madrasah aliyah yang berada di Kota Kendari yang kemudian akan dilanjutkan ke seluruh daerah yang ada di Sultra.
“Dalam pembuatan masker nantinya kami menargetkan mencapai dua ribuan masker untuk tahap awal, karena jumlah siswa madrasah aliyah di Kota Kendari ratusan, dengan harapan selain menambah kompetensi, maskernya nanti bisa dimanfaatkan dari lingkungan sekolah hingga dilingkungan sekitar siswa tinggal,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu mengatakan, ini Sebagai bentuk keseriusan instasi yang dikomandoinha untuk berkontribusi terhadap penanganan Covid-19 dengan melibatkan siswa-siswi madrasah aliyah membuat masker.
“Sekaligus ini juga merupakan kerjasama pertama sesama lembaga vertikal untuk memberikan keterampilan kepada siswa-siswi madrasah aliyah dalam membuat masker yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk dirinya sendiri, untuk guru-gyrunya, orang tuanya dan Keluarganya, sehingga bisa terhindar dari penyebaran Covid-19,” ungkapnya.
Mantan Kabag Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan RI ini menambahkan, dalam pengaplikasiannya nanti, pihaknya telah mempersiapkan Instruktur untuk melatih para pelajar madrasah.
“Kami sudah mempersiapkan, tergantung dari pihak Kemenag Sultra kapan mau memulai, dimana untuk satu instruktur itu mampu mengajarkan kepada 16 siswa, sehingga bila ditahap awal Kemenag Sultra menyiapkan siswa 100 lebih, nantinya kami akan siapkan 10 Instruktur,” tegasnya.
Alumni UHO ini juga berharap dengan kerjasama ini mampu terwujud dengan baik dilapangan dan bisa memberikan dampak yang besar untuk kanwil Kemenag dan khususnya untuk siswa siswi madrasah aliyah bisa dimanfaatkan kedepannya.
“Ini merupakan rintisan awal dengan ini menunjukkan bahwa dua instansi vertikal BLK Kendari dan Kemenag Sultra bisa saling kompak bergandengan tangan untuk bersinergi dalam berbagai program,” pungkasnya.
Laporan : TIM



































