SULTRALINE.ID, KENDARI – Bank Permata Area Kendari bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar edukasi literasi keuangan di sekolah dasar negeri (SDN) !3 baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (6/10/2017).
Dikatakan Pimpinan cabang Bank Permata area Kendari Samuel, kegiatan ini merupakan berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab Bank Permata terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
“kegiatan ini rutin dilakukan bank permata ketika berulang tahun, jadi CSR ini kita bikin edukasi dengan tema CERITA (Cinta dan Empati dari Kita) yang serentak di 50 kota, khusus di Kota Kendari kita fokuskan di SDN 13 baruga ini,” terang Samuel kepada SULTRALINE.ID, Jumat (6/10/2017).
Menurut Samuel, pihaknya sudah melakukan kegiatan tersebut sejak 2016 lalu. Dengan tujuan mendekatkan diri kepada masyarakat khususnya anak -anak agar rajin menabung.
“ jadi tadi juga kita memberikan bantuan berupa peralatan –peralatan Laboratorium, dengan harapan siswa mendapatkan pengetahuan lebih bukan saja masalah keuangan tapi bisa lebih dari itu,” jelasnya
Ia berharap dengan kegiatan ini ,anak – anak sejak dini bisa mengetahui mengenai keuangan.
“pertama kita bisa mengenalkan kepada masyarakat bahwa bank permata itu ada di Kota Kendari. Kedua kita juga mengajarkan anak –anak bisa mengenal inklusi keuangan ,kemudian mengupdate pengetahuan tentang, serta kedepan anak-anak ini bisa menabung untuk masa depan mereka,” pintanya
Sementara tempat sama, OJK yang diwakili kepala sub bagian pengawasan Bank II Ridhony Hutasoid, mengatakan memang perbankan perlu mengedukasi masyarakat untuk mengetahui inklusi keuangan.
“ini salah satu langkah yang sangat baik yang dilakukan bank permata,sekaligus menyuseskan program OJK dalam melindungi masyarakat serta meningkatkan pemahaman dalam keuangan,” jelas Ridhony
Ia juga menambahkan dengan kegiatan ini semakin banyak masyarakat mengenal dan mengetahui inklusi keuangan.
“karena sangat jelas sekali perekonomian kita di topang dari sektor jasa keuangan,” Pungkasnya
Laporan : La Irdwan



































