SULTRALINE.ID, KENDARI – Lingkar Advokasi Publik ( LAP) Sulawesi Tenggara ( Sultra) menggelar aksi damai, Mengucapkan Selamat Datang Bapak Presiden RI di Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam pelaksanaan Munas Kadin ke-8 di Kota Kendari, Sultra, Senin (28/6/2021).
Puluhan pengunjuk rasa membagikan selembaran pernyataan sikap di perempatan Kejari, berlangsung alot.
“Kami yang tergabung dalam LAP Sultra mengucapkan selamat datang Bapak Presiden RI di Sulawesi Tenggara namun dengan syarat menegaskan kepada Kadin Sultra untuk memperhatikan pencemaran lingkungan, menegaskan kepada Kajati Sultra akan Supremasi hukum dan menegaskan kepada Gubernur Sultra akan pembangunan yang merata dan berkeadilan,” ujar Junaedin, Koordinator LAP Sultra.
Selain itu, lanjut Arjen, bahwa para pengusaha yang kemudian hanya memikirkan keuntungan semata tetapi tidak memikirkan maraknya kerusakan lingkungan pertambangan di Sultra memicu terjadinya bencana alam baik banjir, tanah longsor maupun bencana lainya dan berdasarkan fakta yang ada para pengusaha yang melanggar hukum tetapi terkesan ada konspirasi antara pengusaha nakal, demokrasi dan pemerintah sehingga ada istilah tanyakan pada rumput yang bergoyang.
‘Kadin yang mempunyai kewajiban memberikan saran kepada pemerintah propinsi Sulawesi Tenggara untuk pembangunan yang merata dan berkeadilan akan tetapi di Sulawesi Tenggara tidak seperti demikian, pembangunan infrastruktur yang tidak jelas dan tidak menyentuh seluruh wilayah Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.
“Gerakan yang berlangsung pada saat ini adalah mengajak kepada masyarakat agar membuka mata dan telinga sehingga dapat menyadari segala bentuk persolan di bumi Anoa ini dan sebagai waktu yang tepat dengan hadirnya bapak Presiden di Sulawesi Tenggara dalam hal menyampaikan aspirasi,” tutupnya.
Sementara itu, Pelaksanaan Munas Kadin di Kota Kendari dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Presiden RI Jokowi beserta rombongan. Panitia pun juga telah melakukan serangkaian persiapan terutama protokol kesehatan yang menjadi fokus utama dimana seluruh yang hadir diwajibkan melakukan tes swab bahkan PCR guna mengantisipasi adanya penyebaran virus Corona di arena Munas nantinya.
Laporan : Jamal



































