SULTRALINE.ID, KENDARI – Puluhan mahasiswa bersama sejumlah dosen dari Universitas Sebelas November (USN) Kolaka melakukan kunjungan ilmiah ke Taman Teknologi Pertanian (TTP) Bombana, Minggu (5/11/2017).
Kunjungan ini merupakan bagian dari program penyuluhan Inseminasi Buatan (IB) dan pelayanan ternak mengangkat tema “setetes mani sejuta harapan”.
Ketua Jurusan Peternakan USN Kolaka, Suparman disela-sela pertemuan yang digelar di Aula TTP berharap, TTP Bombana kedepannya dapat dijadikan tempat pembelajaran dan penelitian, serta sarana praktek Kuliah Kerja Profesi (KKP) mahasiswa USN secara keseluruhan.
Bukan hanya untuk jurusan peternakan saja, kata Suparman, tapi bagi jurusan agribisnis dan agroteknologi serta jurusan lain yang relevan.
“Akan diupayakan ada MoU antara USN dengan TTP Bombana” papar Suparman dihadapan mahasiswa serta staf BPTP Sultra, penyuluh, pengelola TTP yang juga dalam pertemuan di TTP Bombana yang berada di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat ini.
Dalam kunjungan ini, mahasiswa diberi pembekalan teoritis oleh penyuluh pertanian, Kuat Priono, S.Pt dengan materi deteksi birahi dan La Agus, S.Pt yang menyampaikan materi Inseminasi Buatan (IB) pada sapi.
Sementara itu, Miftah Hidayat, S.Pt selaku pendamping dari BPTP Sultra memberikan apresiasi pada pihak USN yang menjadikan TTP sebagai tempat untuk menimba ilmu. Agar para mahasiswa lebih TTP turut dijelaskan pula secara detail tugas dan fungsi TTP serta sarana pendukung diseminasi.
Kunjungan belajar ini diakhiri dengan melakukan peninjauan ke kandang sapi dan kambing binaan TTP. Ditempat ini mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai alur kerja dari biogas dan kompos yang telah diproduksi di TTP Bombana.
Atas kunjungan ini, para mahasiswa mengaku puas dan mendapatkan pengalaman ilmiah baru di TTP. Hal ini sebagaimana disampaikan disampaikan langsung Ketua Jurusan Peternakan USN Kolaka, Suparman. Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari peran pengurus dalam persiapan acara tersebut yang dikoordinir langsung Manajer Umum TTP Bombana.
Laporan: Taufik Quraiz Rahman



































