Aktifis sosial yang tergabung dalam abu langit official Reaksi Cepat (ALRC) bergerak sigap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengguna jalan di kawasan Jalan lorong Terong
Laporan yang diterima melalui pengaduan masyarakat menyebutkan adanya sejumlah titik lubang dengan kedalaman bervariasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan kemacetan, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas di lokasi.
Menanggapi hal tersebut, segera melakukan peninjauan lapangan dan melaksanakan penanganan darurat guna mengurangi potensi bahaya. Perbaikan dilakukan menggunakan metode tambal sulam (patching) dengan material aspal dingin sebagai langkah penanganan sementara.
Dok: titik lokasi patching
Koordinator surfei lapangan menjelaskan bahwa respon cepat dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat. “Begitu menerima laporan, tim langsung melakukan survei cepat dan menindaklanjuti dengan mengidentifikasi pada titik-titik yang dinilai rawan,
abu langit official Reaksi Cepat (ALRC),saat mengunjungi lokasi patching.
Dengan adanya penanganan cepat tersebut, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalisir serta mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar.
ungkap founder abu langit official.
Sementara itu perwakilan warga Rt : 02 Iwan Rw : 01 Kekurahan Mokoau, kec. Kambu Iwan ( 40 thn ) yang juga ikut mendampingi rombongan pemantauan tim Reaksi Cepat mengungkapkan bahwa kehadiran abu langit official benar benar sangat membantu warga apa lagi kondisi lubang ini sudah sangat lama dan sangat mengkuatirkan bagi keselamatan pengguna jalan,pungkasnya.
Liputan : chiko atman
Editor: Bahri.
SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...
SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...
SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...