SULTRALINE. ID-MUNA
Halal Bihalal merupakan Ajang Silaturahmi Untuk Meningkatkan Kinerja Dan Kebersamaan.
Budaya saling memaafkan dalam perayaan Idul Fitri lebih populer disebut Halal Bi Halal. Halal Bi Halal sudah menjadi tradisi di negara-negara yang memiliki penduduk mayoritas umat muslim. Ini adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling memberi kasih sayang. Dalam pengertian yang lebih khusus, Halal-bihalal adalah acara maaf-memaafkan pada hari Lebaran. Lebaran adalah pesta kemenangan umat Islam yang selama Bulan Ramadhan telah berhasil melawan berbagai nafsu duniawi. Dalam konteks sempit, pesta kemenangan Lebaran ini diperuntukkan bagi umat Islam yang telah selesai melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Keluarga Besar Duruka mengadakan Halal Bi Halal bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Muna dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Akademisi, Tokoh Pemuda, se Kecamatan Duruka.
Acara Halal Bi Halal ini rencananya akan dihadiri oleh Dua Kepala Daerah, yakni Bupati Kabupaten Muna, Bapak Drs. H. Bahrun, M, Si Dan Bupati Muna Barat, Bapak La Ode Darwin, Sekaligus Sebagai Ketua DPD I Golkar Sulawesi Tenggara, serta Ibu Rhika Purwaningsih, SH, sebagai Ketua DPD II Golkar Muna Barat, dan Bapak Ir. Natsir Ido, Sebagai Ketua DPD II Golkar Muna.
Sebagai mana yang disampaikan oleh Ketua Panitia Halal Bi Halal, Bapak Agung Pratama, S.Hut, kepada Awak media Sultralinei.id, Dua Bupati hasil Pemilu 2024 ini, akan menghadiri acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Duruka.
Adapun Tema Halal Bi Halal Keluarga Besar Duruka Tahun 2026, merangkai kisah, merajut kasih.
Kegiatan ini akan di selenggarakan Pada hari Minggu, 12 April 2026 Pukul 14.00 WITA – Selesai.
Dalam keterangan terpisah Camat Duruka, Ibu Rosdiah, SP menuturkan bahwa dalam tradisi halal bi halal Keluar Besar Duruka ini, menjadi sarana untuk merajut kembali hubungan persaudaraan yang retak, menyambung kembali tali silaturrahim yang renggang bahkan terputus, membangun rasa saling kasih kepada sesama manusia, karena kita semua tak pernah luput dari apa yang namanya dosa. Semoga kita yang telah usai melaksanakan ibadah di Bulan Suci Ramadhan dan telah mohon ampun kepada Allah SWT, serta proaktif merajut simponi kemanusian ditengah-tengah keluarga dan masyarakat Duruka, sehingga benar-benar kita temasuk golongan yang kembali kepada fitrah kesucian dan meraih kemenangan, urainya.
Sebagai penutup Tokoh Masyarakat Duruka, Bapak Jamaludin, SE, menyampaikan bahwa Halal Bi Halal Keluarga Besar Duruka, yang bertemakan merangkai kisah merajut kasih ini, betul-betul kita mulai dari nol dan semua bersih, dan Do’akan semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan sukses.
Harapan kami sebagai Masyarakat Duruka, kegiatan Halal Bi Halal ini bisa berlanjut dan berkesinambungan di tahun tahun yang akan datang, dan Tahun ini sebagai Penanda bahwa Keluarga Besar Duruka punya kontribusi besar dalam pembangunan Kabupaten Muna dan Muna Barat, Sulawesi Tenggara dan Indonesia pungkasnya.
Liputan : Hasrim.(A001-lip)
Editor: Bahri



































