SULTRALINE.ID, Kendari – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Kendari kembali melakukan aksi sosial meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dengan menggelar khitanan massal gratis kepada 30 anak yang di pusatkan Rumah Cahaya Kendari, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu 30 April 2025.
Dalam kegiatan tersebut YBM PLN UP3 Kendari melibatkan mahasiswa/i Generasi Cahaya Cerdas (Gencar) IAIN Kendari serta petugas khitan dari AM Health Care Center.
Atas bantuan tersebut mendapat apresiasi dari orang tua anak yang di khitan. Mereka mengucapkan terima kasih kepada pihak YBM PLN UP3 Kendari dan Gencar IAIN Kendari.
“Kami ucapkan terimakasih kepada pihak PLN Kendari dan mahasiswa IAIN Kendari yang sudah menyelenggarakan kegiatan khitan massal. Ini sangat membantu kami karena gratis. Kami harap PLN Kendari terus berkontribusi terhadap masyarakat kurang mampu dengan melakukan kegiatan seperti ini,” kata Syawal selaku perwakilan orang tua.

Sementara itu pihak IAIN Kendari melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Sitti Fauziah mengatakan juga mengapresiasi dan mendukung kegiatan-kegiatan YBM PLN UP3 Kendari yang selalu melibatkan mahasiswa IAIN Kendari.
“Kegiatan khitan/sunat massal ini yang tentu sangat bermanfaat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami IAIN Kendari sangat bangga dan empat jempol buat mahasiswa Gencar IAIN Kendari yang dibawah naungan YBM PLN UP3 Kendari berperan aktif melakukan kegiatan sosial. Kami harap kegiatan-kegiatan seperti terus dilakukan secara rutin dan mendukung lima pilar yang sudah digalakkan YBM PLN UP3 Kendari. Dan kami selalu membangun sinergitas, silahturahmi dan berkomitmen membangun daerah kita,” tukasnya.


Ditempat yang sama Ketua YBM PLN UP3 Kendari, H. Mohamad Arsyad menjelang bahwa khitan/sunat gratis ini bersumber dari zakat para karyawan/i PLN UP3 Kendari yang telah dikumpulkan dengan tujuan meringankan masyarakat yang kurang mampu dalam melaksanakan syariat Islam.
“Alhamdulillah YBM PLN UP3 Kendari bisa membantu para orang tua dengan melaksanakan khitan hari ini. Dengan jumlah yang kita sebanyak 30 anak, namun yang mendaftar lebih, insyaallah yang lebih tersebut nanti kita ikut dalam kegiatan khitan 3 bulan kedepan. Karena kegiatan sosial ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan untuk meringankan masyarakat yang kurang mampu,” terangnya.
H. Mohamad Arsyad menambahkan YBM PLN UP3 Kendari mensupport kegiatan mahasiswa Gencar IAIN Kendari yang diberikan beasiswa dari YBM PLN untuk melakukan kegiatan sosial yang tergabung dalam lima pilar yaitu Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Budaya dan hal-hal yang bersifat sosial lainnya dengan sasaran masyarakat yang kurang mampu yang berhak menerima zakat yang telah dikumpulkan para karyawan PLN.
Lanjut ia, YBM PLN UP3 Kendari selalu melakukan kegiatan sosial karena setiap bulan zakat karyawan PLN selalu ada.
“Jadi setiap bulannya kegiatan sosial nya selalu ada untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu mendoakan PLN agar terus berkontribusi membantu baik dalam kelistrikan maupun sosial.
Sementara itu, petugas khitan menjelaskan bahwa metode yang digunakan sangat aman dan tidak menyakitkan karena sudah menggunakan alat yang modern.
“Jadi metode khitannya sunat modern tanpa jarum suntik atau biasa disebut metode suppering. Jadi ada alat khusus yang membuat anak-anak yang disunat lebih nyaman dan tidak takut jarum suntik. Kemudian ini tidak dijahit dan tidak diperban, sehingga anak-anak setelah sunat bisa langsung mandi dan memakai celana serta tidak ada prosesi ganti perban,” kata Ahmad Mudatzkir selaku pimpinan AM Health Care Center.
Ia menambahkan bahwa sudah sering terlibat dalam kegiatan YBM PLN UP3 Kendari dalam khitanan sejak tahun 2022 lalu.
Ahmad Mudatzkir memberikan apresiasi pihak PLN UP3 Kendari yang selalu berperan aktif membantu masyarakat salah satunya khitan gratis.
“Kita berharap bisa terus berkolaborasi dengan pihak YBM PLN UP3 Kendari karena masih banyak anak-anak yang kurang mampu belum sunat karena terkendala biaya. Dan ini sangat positif sekali karena antusias orang tua dan anak sangat tinggi dan sangat membantu,” pungkasnya.
Editor: Irdwan Jeko



































