SULTRALINE.ID, KENDARI – Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan Pemilihan Penyuluh Agama Katolik Teladan secara Nasional, agenda ini dilangsungkan dengan maksud untuk memberikan apresiasi bagi Penyuluh Agama Katolik Teladan baik yang ASN maupun non ASN. Proses tahapan seleksi di mulai dari tingkatan Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Nasional.
Dalam proses pemilihan tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara menugaskan Yustinus Nong Roja untuk mengikuti seleksi Penyuluh Agama Katolik Teladan ditingkat Nasional. Penetapan penugasan Yustinus sebagai Perwakilan Penyuluh Agama Katolik non ASN dari Provinsi Sulawesi Tenggara setelah melalui tahapan seleksi yang panjang dengan berbagai tahapan-tahapan seleksi di tingkatan Kabupaten hingga Provinsi.
“Puji Tuhan saya bersyukur, bahwa setelah melalui tahapan seleksi yang cukup panjang di tingkatan provinsi, akhirnya saya di tetapkan dan di tugaskan oleh Pembimas Katolik dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mengikuti tahapan pemilihan Penyuluh Agama Katolik Teladan di tingkat Nasional.” Ucap Yustinus dalam keterangannya, Minggu 08/12/2024.
Proses pemilihan Penyuluh Agama Katolik Teladan tingkat Nasional akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 09 hingga 11 Desember 2024 di Hotel Luminor Pecenongan, agenda ini merupakan rangkaian agenda Penguatan Moderasi Beragama oleh Kementerian Agama RI.
Dalam kesempatan tersebut, Yustinus juga menyampaikan harapan terkait terpilihnya Ia sebagai perwakilan Sultra “Saya berharap dan akan berusaha semoga Saya dapat memberikan hasil yang baik sebagai perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara dalam seleksi Nasional Penyuluh Agama Katolik Teladan ini. Semoga dengan kesempatan yang seperti ini, juga dapat menjadi semangat bagi seluruh rekan-rekan Penyuluh dalam mengemban tugas Pelayanan” ucapNya.
Untuk diketahui bahwa tugas daripada Penyuluh Agama Katolik adalah untuk melakukan penyuluhan keagamaan dan pembangunan kepada masyarakat Katolik melalui bahasa Agama.
TIM



































