SULTRALINE.ID, BUTENG – Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN KOLAKA) Kampus Buton Tengah melakukan kegiatan pemberdayaan diversifikasikan rumput laut dan strategi pemasaran olahan produk berbahan dasar rumput laut. Kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat berhasil memberikan angin segar kepada bagi para petani rumput laut di Desa Tanailandu, Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah.
Sebab kegiatan ini akan melatih skill dan pengetahuan baru mengenai produk olahan makanan berbahan dasar rumput laut yang dapat meningkatkan pendapatan dan sumber penghasilan baru bagi nelayan rumput laut Desa Tanailandu. Kegiatan ini terlaksana berkat adanya di danai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi dan Universitas Sembilanbelas November Kolaka.
TIM PKM USN Kolaka di Pimpin Oleh Dosen Prodi Ilmu Kelautan USN Kolaka Ramad Arya Fitra S.Pi., M.Si dan bersama Anggota Sarimuddin S.Kom Dosen Ilmu Komputer dan Dosen Surianto Ilham SE, M.Acc.,Ak.,CA dosen akuntasi.
Ramad Menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi petani rumput laut melalui pelatihan dan peningkatan pemahaman terkait produk olahan makanan berbahan dasar rumput laut yang bernilai ekonomi tinggi serat bermanfaat bagi Kesehatan karena memiliki nilai gizi yang tinggi.
“Selanjutnya Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menciptakan produk UMKM lokal Desa Tanailandu yang fokus pada olahan rumput laut,” ujarnya.
Menurut Ramad sebagai bagian dari Tri darma Perguruan Tinggi, program ini juga mendukung Merdeka Belajar kampus Merdeka (MBKM) melalui program ini dosen dan mahasiswa berkesempatan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari bangku kuliah dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami bekerja sama dengan masyarakat Mitra Kelompok dan mencari Solusi inovatif ‘’ imbuhnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa proses kegiatan ini di awali dengan survey dan observasi untuk mengidentifikasi potensi rumput laut yang dapat diolah menjadi olahan makanan yang dapat dikomersialisasikan.
Setelah mendapat mitra kelompok maka diadakan sosialisasi tentang “Diversifikasi olahan makanan berbahan dasar rumput Laut dan strategi pemasaran nya”. Sosialisasi ini diikuti dengan antusias yang cukup tinggi oleh nelayan petani rumput laut dan mitra kelompok.
“Program dilanjutkan dengan cara mengolah rumput laut menjadi berbagai produk makanan seperti bakso rumput laut, kue lapis rumput laut, keripik rumput laut, stick rumput laut, bolu rumput laut dan dodol rumput laut. Sarimuddin anggota Tim pengabdian menjadi tutor dalam pelatihan ini. Peserta sangat bersemangat dan antusias dalam memperoleh pengetahuan serta keterampilan baru ini,” terangnya.

Dengan pengetahuan dan keterampilan baru yang diperoleh diharapkan para nelayan dan kelompok mitra rumput laut dapat mampu mengolah olahan makanan berbahan dasar rumput laut menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi sehingga mampu meningkatkan pendapatan kelompok mitra.
“Selain itu dengan adanya kegiatan PKM ini akan terbentuk UMKN yang bergerak dan fokus pada penjualan produk olahan makanan yang dapat menjadi sumber peningkatan ekonomi loka Desa Tanailandu. Perwakilan Kelompok Ibu Nelayan menyebut, melalui kegiatan pengabdian ini pihaknya sangat terbantu terkait pengetahuan pembuatan makanan berbahan dasar rumput laut,” tuturnya.

Ia menambahkan dengan kegiatan ini memberikan keterampilan membuat bakso dan keripik rumput yang nantinya akan bermanfaat dalam meningkatan pendapatan mitra.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.
Editor: Irdwan Jeko



































