SULTRALINE.ID, MUNA – Pejabat Bupati Muna, Bachrun Labuta, selama 10 bulan masa jabatannya, terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan pengembangan sektor pertanian dan perkebunan terutama budidaya jagung.
Saat ini, meski sedang cuti untuk mengikuti kampanye, Bachrun tetap optimistis bahwa jagung akan menjadi andalan utama perekonomian Muna.
Salah satu wujud nyata dari komitmen Pemkab Muna adalah pembangunan pabrik pengolahan jagung di Desa Bea, Kecamatan Kabawo. Pabrik ini diharapkan dapat mempermudah distribusi dan meningkatkan penjualan hasil panen petani jagung.
“InsyaAllah, jagung akan membawa kesejahteraan bagi kita semua,” ujar Bachrun pada Jumat (11/10/2024).
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Muna, Adi Mulya, mengungkapkan bahwa Pemkab Muna telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang 700 meter menuju pabrik pengolahan jagung. Peningkatan akses ini diharapkan mempermudah transportasi hasil panen para petani menuju pabrik.
“Peningkatan jalan menuju pabrik jagung sudah berkontrak dengan panjang penanganan 700 meter,” jelas Adi Mulya.
Selain itu, Pemkab Muna juga tengah memperbaiki dua ruas jalan penting di Kecamatan Kabawo. Ruas jalan Lasehao-Bente sepanjang 2,5 kilometer dikerjakan dengan anggaran Rp 5,3 miliar, sedangkan ruas Lasehao-Laloea sepanjang 1,5 kilometer mendapat alokasi Rp 3,5 miliar.
” Kedua proyek tersebut didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan saat ini telah mencapai 30 persen penyelesaian”. Tutupnya.
Penulis : Baharuddin.



































