SULTRALINE.ID, MUNA – Waktu bergulir begitu cepat, tak terasa masa kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, Bachrun Labuta dan La Ode Asrafil, sudah berlangsung kurang lebih satu minggu.
Dalam setiap kampanye, mereka bukan hanya berbicara tentang visi pembangunan ekonomi, tetapi juga tentang melestarikan kebudayaan sebagai jati diri dan sumber daya pariwisata yang berkelanjutan.
Pasangan calon nomor urut 1, yang dikenal dengan akronim Bahtera ini adalah satu-satunya kandidat yang secara terbuka mengusung visi kebudayaan sebagai bagian utama dari program kerja mereka
“Kami melihat potensi kebudayaan Kabupaten Muna sangat luar biasa. Bahkan, kami yakin bahwa Muna adalah sebuah peradaban besar di masa lalu,” ujar Bachrun dalam salah satu sesi kampanyenya. Kamis ( 03/10/2024).
Ia mengungkapkan sejumlah bukti sejarah yang masih ada hingga saat ini, seperti seni cadas yang ditemukan di goa-goa Desa Liangkabori, yang diperkirakan berusia ribuan tahun.
“Selain itu, ada juga penampungan air kuno di kompleks Masjid Tua Loghiya, yang diperkirakan sudah berusia ratusan tahun, dan masih banyak peninggalan lainnya,” tambahnya.
Pasangan Bahtera juga menyatakan bahwa, jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muna periode 2025-2030, mereka juga akan fokus pada upaya penggalian sejarah dan memperkenalkan peradaban besar Muna ke tingkat nasional bahkan internasional.
“Usaha ini tidak hanya untuk pelestarian budaya, tetapi juga berdampak positif pada perekonomian masyarakat, terutama melalui sektor pariwisata,” pungkasnya.
Penulis: Baharuddin



































