SULTRALINE.ID, KENDARI – Himpunan Mahasiswa Elektro (HME), Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (FT-UHO) berhasil mendapatkan pendanaan melalui program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud ristek)
Tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Elektro (HME FT-UHO) terdiri dari 15 orang dengan dosen pandamping Ir. Hasmina Tari Mokui, ST., ME. Ph.D. dan Mahasiswa yang lolos pendanaan ini berasal dari 2 angkatan yang di ketuai oleh Finy Bin Rungga (angkatan 2021) dan anggotanya Cahyo Bawono Giri (2021), Nurul Aisya (2021), Wildan Hadi Syaifurrohman (2021), Muh.Adriawan (2021), Mahmud Qorih (2021), Fatahur Rahman (2021), Arya Sadewa (2022), Zahra Septyana (2022), Sundari (2022), Muhammad La Yusuf (2022), Nurafni (2022), Anggi Purbawisesa (2022), Sendy (2022), Muhammad Randawula Putra (2022).
Wakil Dekan III FT UHO, Prof Dr. Adris A Putra, ST, MT menjelaskan PPK Ormawa merupakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi, direncanakan, dan dilaksanakan oleh organisasi kemahasiswaan. Fokus kegiatan dapat berupa desa/kelurahan binaan ataupun non-binaan perguruan tinggi dimana PPK Ormawa dinaungi, yang di selenggarakan oleh Kemendikbudristek.
“Kegiatan PPK Ormawa terdiri dari beberapa topik, dan topik yang dipilih oleh Tim PPK Ornawa HME FT-UHO desa/kelurahan maritim yang berlokasi di desa desa Tombawatu, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe. Dengan judul pendampingan masyarakat tombawatu dalam peningkatan kapasitas entrepreneurship melalui pemanfaatan limbah ikan menjadi pakan ternak guna mendukung ekosistem maritim berkelanjutan. Yang mana masalah yang di hadapi masyarakat yaitu belum bisa memanfaatkan secara maksimal hasil tangkap ikan melalui alat tangkap jaring, sehingga dapat mencemari lingkungan pantai. Oleh karena itu tim kami menawarkan solusi dengan memanfaatkan limbah ikan menjadi pakan ternak dengan membentuk masyarakat melayan untuk melaksanakan program dan bisa meningkatkan pendapatan melalui penjualan pekan ternak tersebut,” terangnya, Jumat 7 Juni 2024.
Sebelum dinyatakan lolos, menurutnya, ada beberapa tahapan yang telah dilalui oleh Tim PPK Ormawa HME FT-UHO pertama tim lolos administrasi, pada tahap administrasi ini tim membuat proposal pengusulan menjalan kan program, kedua tahap presentasi, setelah dinyatakan lolos pada tahap administrasi tim akan melaksanakan tahap presentasi untuk menjelaskan program yang akan di laksanakan.
“Ketiga, tahap pendanaan untuk melaksanakan program yang telah di rencanakan, dan tahap ke empat yaitu ABDIDAYA yang akan di selenggarakan di Universitas Udayana dan tim kami optimis akan lolos pada tahap ABDIDAYA ini untuk mempresentasikan hasil program yang kami laksanakan,” sambungnya.
Untuk bentuk pendanaan, Adris bilang pendanaan sendiri itu mereka dapatkan sebesar Rp 36 juta berasal dari pihak PPK Ormawa/ Belmawa, kemudian dari Universitas sebesar 10% dan bentuk dukungan dana dan fasilitas dari pihak Birokrasi Fakultas Teknik.
Lanjut ia, tahun sebelumnya juga mahasiswa teknik stelah mendapatkan pendanaan program PPK Ormawa.
“Di tahun sebelumnya sudah ada yang pernah lolos pendanaan, tetapi untuk di jurusan teknik elektro baru tahun ini lolos sampai tahap pendanaan dan hanya satu satunya tim yang lolos pendanaan yang mewakili UHO pada program PPK Ormawa 2024,”ujarnya.
Mantan Kajur Teknik Sipil ini berharap kepada Mahasiswa yang telah mendapatkan pendanaan tersebut mampu meningkatkan kapasitas Organisasi Kemahasiswaan, Meningkatkan soft skills mahasiswa pelaksana PPK Ormawa dan Meningkatkan kemajuan wilayah desa/kelurahan di Indonesia sesuai topik yang dipilih Serta bisa memotivasi mahasiswa Fakultas Teknik untuk mengikuti kegiatan Nasional.
“Tentunya kami dari Birokrasi Fakultas Teknik UHO sangat mengapresiasi akan tim HME FT-UHO ini dalam menjalankan program-programnya dan kami sangat mensupport baik dari materi maupun moril,” pungkasnya.
Sementara itu, Finy Bin Rungga selaku Ketua Tim HME PPK Ormawa, mengaku senang dan bangga bisa mendapatkan pendanaan tersebut, yang tentunya akan memanfaatkan semaksimal mungkin untuk melakukan pengabdian dan pemberdayaan.
“Tentunya suatu kebanggaan bagi kami bisa lolos pendanaan program PPK Ormawa ini, kami juga ucapkan terima kasih kepada birokrasi Fakultas, kemudian Dosen yang telah membimbing kami serta seluruh mahasiswa di Teknik yang selalu memberikan support dan dukungannya. Kami berharap program ini bisa didapatkan setiap tahunnya, karena ini sangat membantu kami dalam menjalankan program pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya.
Editor: Irdwan Jeko



































