SULTRALINE.ID, KENDARI – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol. (Purn) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H, menerima audiensi Wakil Ketua Komisi V DPR-RI Sultra, Ir. Ridwan Bae bersama rombongan di Ruang Rapat Kantor Gubernur, pada Jumat, 5 Januari 2024.
Hadir dalam kegiatan ini, Asisten I Setda Sultra, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sultra, Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, Perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV dan pejabat terkait.
Pj. Gubernur Sultra dalam arahannya bersama Rombongan Komisi V DPR RI menuturkan perlu adanya sosialisasi dalam program strategis, supaya terarah pembangunan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas terkhusus Sultra.


Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V, Ir Ridwan Bae, menyampaikan terkait program strategis yang ada di Sultra mulai dari jembatan ameroro, jembatan penghubung Muna-Buton dan jembatan penghubung muna dan daratan Sulawesi nantinya langkah-langkah yang harus dilakukan,
“sehingga yang diinginkan semua projek strategis yang masuk di Sultra tidak terjadi masalah karna adanya komplai-komplain atau konflik-konflik di masyarakat kita,” ujarnya.
Lebih Lanjut Wakil Ketua Komisi V berharap keinginan besar saya untuk menyatukan daratan Sultra dimana nantinya jembatan penghubung bisa dilewati langsung, ada 8 Kabupaten atau Kota yang tidak bisa dilewati pulau seperti Wakatobi dan pulau lainnya
Sehingga Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ir. Ridwan Bae bahwa pembangunan jembatan penghubung Kabupaten Muna-Daratan Sulawesi menjadi program prioritas pemerintah pusat.
“Kalau misalnya, jembatan penghubung ini tercipta maka nantinya mempermudah nelayan-nelayan kedepan.” tutup Mantan Bupati Muna dua periode ini.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































