SULTRALINE.ID, KENDARI – Ketua DPD Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sulawesi Tenggara, Hartono mengapreasiasi kegiatan diskusi milenial-gen z yang di laksanakan oleh Sahabat Muda GAMA Sulawesi Tenggara dengan berbagai keunikan dan kreatifitasnya
Hartono berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan dan memajukan pengetahuan bagi anak muda tentang pentingnya melihat arah bangsanya kedepan.
“Hal ini sangat beralasan generasi emas ada di pundak anak muda milenial dan Gen-Z saat ini. Kita berharap ada banyak lagi anak anak muda yang terus berlipat ganda untuk terlibat aktif dalam pemilu tahun ini,” ungkapnya dalam sesi diskusi bersama ratusan milenial sebagai narasumber dengan tema “Bicara Politik”, Jumat 5 Januari 2024.
yang mempuni dalam membangun kekuatan rakyat ia menjelaskan dalam membangun kekuatan rakyat bahwa saat ini capres yang paling mungkin untuk membawa indonesia lebih maju adalah Ganjar Pranowo bersama wakilnya Mahfud MD
“Ya kita melihat yang paling mungkin membawa indonesia ini melangkah maju, dan kita mau bangsa ini melangkah maju, bukan mundur,” ungkapnya ketika memaparkan pandangannya terhadap masa depan indonesia.
selain itu, ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin memilih pemimpin yang kerap menggunakan kekerasan, dan tidak ingin menerima diskriminasi.
“kita sudah capek dengan kekerasan, kita tidak mau memilih orang yang kerap menggunakan kekerasan. kita tidak mau diskriminasi, kita tidak mau memilih orang yang bisa berlaku diskriminazi atas nama apapun, Ganjar pilihan kita,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Hartono juga berbicara mengenai reformasi. Menurutnya, untuk mencapai reformasi seperti sekarang ini membutuhkan perjuangan yang tidak mudah.
“anak anak muda milenialdan gen z punya tugas sejarahuntuk mengawal agenda agenda reformasi di antaranya adalah menolak segala bentuk kolusi, korupsi dan nepotisme politik dinasti, serta pelanggar hak asasi manusia (HAM),” pungkasnya.
sementara itu Irdwan Jek dalam penjelasannya di sesi diskusi menekankan bahwa milenial-gen z harus lebih tangguh dan terdepan untuk mengawal presiden yang didambakan.
Menurutnya Pemilu yang menghabiskan anggaran yang begitu luar biasa banyaknya sangat disayangkan jika triliunan anggaran itu habis hanya menghasilkan pemimpin yang tidak berpihak pada anak anak orang miskin.
“Pemilu selesai hanya mengantarkan kesengsaraan yang panjang bagi kita semua, ini harus kita cegah caranya ayo bersama ratusan juta pemilih Ganjar-Mahfud untuk ramai ramai ke TPS pada tanggal 14 Februari 2024 dan kita coblos nomor urut 3 pastikan suara kita tidak dicurangi,” tuntasnya.
Liputan : Tim Rumah Pemilu Sultraline.id



































