SULTRALINE.ID, KONSEL – Perkumpulan petani merah putih yang gawangi oleh I Wayan Gama melakukan temu raya pertama anggota dalam kegiatan doa lintas Agama menuju Pemilu damai.
I Wayan Gama mengatakan melihat waktu semakin dekat menuju pesta demokrasi, olehnya itu mereka yang tergabung dalam Tim Koordinator Relawan Pemenangan (TKRP) Ganjar-Mahfud Sultra yang dipimpin oleh H.Anton memikul tanggung jawab moral terhadap masa depan bangsa ini.
“Kita inginkan negeri ini dipimpin oleh presiden dan wakil presiden yang sangat mengerti penderitaan rakyat dan anti terhadap kekerasan juga anti korupsi karena kami sadar kemiskinan kita hari ini diakibatkan belum meratanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat indonesia terutama di wilayah kami dan juga penegakkan hukum yang sangat lemah bagi pelaku korupsi dari pusat hingga daerah,” tuturnya.
“Kami juga heran 10 tahun terakhir ini kabupaten kami tidak ada pelaku korupsi yang di penjarakan, apakah memang korupsi di daerah kami sudah bersih atau penegakkan hukum yang benar-benar tidak berjalan dengan maksimal,” sambungnya.
Diungkapkan juga kini ancaman berikutnya di depan mata masyarakat ialah politik oligarki dan dinasti adalah ancaman bagi rakyat miskin.
“Sehingga hanya dengan menjadikan ganjar-mahfud presiden dan wakil presiden indonesia akan unggul,” pungkasnya.



Sementara itu dari pantauan tim media sultraline di lapangan juga terlihat adanya kegiatan sosialisasi KTP sakti yang merupakan program unggulan dari Ganjar-Mahfud terlihat kegiatan yang di pandu oleh panitia, ditemui saat di wawancarai Agus Atabik menjelaskan bahwa sosialisasi ini di lakukan pada seluruh anggota tentang KTP Sakti agar mempermudah anggota untuk menjelaskan ke warga desa tenteng manfaat adanya kartu sakti mendatang di ketahui KTP sakti ini nantinya dapat digunakan untuk mengakses semua layanan pemerintah dari pusat hingga daerah dan juga sebagai identitas tunggal dalam menerima bantuan sosial (bansos).
“KTP Sakti atau Satu Kartu Terpadu Indonesia merupakan lanjutan dari program kartu yang digagas Pemerintahan saat ini. Program ini akan ditingkatkan oleh Ganjar-Mahfud dengan hanya satu kartu dengan nama KTP Sakti, bansos sering salah sasaran karena tidak validnya data warga. KTP Sakti akan mencegah bansos salah sasaran. Dengan KTP sakti, layanan publik akan menjadi lebih mudah dan serba cepat.menurutnya program ini lah yang akan menjawab banyak persoalan sosial di bangsa ini,” pungkasnya.
Di ketahui perkumpulan petani merah putih adalah salah satu wadah perjuangan kaum tani dan wadah relawan Ganjar -Mahfud yang ada di Kabupaten Konawe Selatan yang juga terafiliasi kedalam pergerakan posko perjuangan Rakyat ( POSPERA ) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Terpisah, Ketua DPD Pospera Sultra, Hartono menyambut positif kegiatan Perkumpulan Petani Merah Putih. Menurutnya ini perlu terus dilakukan di daerah-daerah lain di Sultra.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi gerakan Perkumpulan Petani Merah Putih Konsel yang konsisten berjuang bersama-sama untuk memenangkan Ganjar-Mahfud di Sultra,” pungkasnya.
Tim : Rumah pemilu sultraline.id



































